alexametrics
Senin, 17 May 2021
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Taksir Kerugian Mencapai Rp 250 Juta

Dampak Gempa di Kota Blitar

12 April 2021, 12: 15: 40 WIB | editor : Alwik Ruslianto

DIBERSIHKAN: Petugas kebersihan MI Hidayatullah menyapu bekas reruntuhan plafon di salah satu kelas kemarin.

DIBERSIHKAN: Petugas kebersihan MI Hidayatullah menyapu bekas reruntuhan plafon di salah satu kelas kemarin. (ADITYA YUDA SETYA PUTRA/RADAR BLITAR)

Kerusakan rumah, kantor pemerintah dan fasilitas umum juga terjadi di Kota Blitar akibat getaran gempa bumi pada Sabtu lalu (10/4). Laporan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol dan PBD) Kota Blitar menrangkan, ada 26 rumah tinggal, 2 fasilitas kesehatan, 5 sarana pendidikan, dan 1 kantor OPD.

Kepala Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar Hakim Sisworo mengatakan, hingga pukul 13.00 pada Minggu (11/4) kemarin, pihaknya menerima laporan ada sebanyak 26 rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa bumi. "Jadi, sampai kini ada 26 rumah warga yang rusak," kata Hakim.

Bukan hanya itu, tegas Hakim, gedung perkantoran dan tempat ibadah pun juga mengalami hal yang sama. Rinciannya, tiga tempat ibadah dan dua gedung perkantoran dilaporkan mengalami kerusakan akibat atap yang jatuh begitu terjadi gempa bumi.

Hakim mengaku, hal ini juga menimbulkan dua korban luka. Yaitu 1 pasien rumah sakit yang mengalami luka sedang dan 1 warga mengalami luka ringan akibat terkena reruntuhan atap rumah. "Yang di rumah sakit lukanya sedang. Sedangkan satu warga juga tertimpa reruntuhan atap,” ungkapnya.

Dari hasil rekapitulasi yang dilakukan, Hakim mengungkapkan, kerugian materiel yang ditimbulkan oleh gempa bumi pada Sabtu lalu ditaksir mencapai angka Rp 250 juta. "Estimasi kemarin kami hitung sekitar Rp 250 juta ya," tegasnya.

Disinggung mengenai langkah apa yang akan diambil selanjutnya, Hakim menegaskan, pihaknya bakal segera melaksanakan rapat koordinasi dengan sejumlah jajaran terkait untuk proses recovery.

"Besok (hari ini, Red) akan kami rapatkan. Kemarin juga ada petunjuk dari wali kota untuk merehab kembali bangunan yang rusak. Itu sudah dibicarakan dengan dinas perumahan rakyat (dispera). Jadi, nanti dispera dan OPD terkait akan mengecek langsung. Nanti kami bisa pastikan anggarannya yang bisa didukung dari anggaran OPD," pungkasnya. (*)

(rt/tya/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news