alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Bangun Pos Penyekatan di Perbatasan Blitar-Malang

Bekerjasama dengan Polres Malang

27 April 2021, 11: 10: 08 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar- Polisi mulai melakukan penyekatan di perbatasan antar daerah. Di Blitar, penyekatan tersebut dilakukan di dua titik perbatasan. Yakni Blitar-Malang dan Blitar-Kediri.

Sesuai surat edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, penyekatan mulai dilakukan 22 April hingga 5 Mei mendatang. Sementara larangan mudik periode 6-17 Mei tetap berlaku.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, sudah menerjunkan ratusan personelnya untuk pengamanan di beberapa titik. Salah satunya di pos perbatasan Blitar-Malang. "Praktiknya, memeriksa kendaraan dan orang-orang yang akan masuk ke wilayah Blitar. Jika ditemukan terpapar harus diputar balikkan," jelasnya, kemarin (26/4).

Baca juga: Melihat Aktivitas di Instalasi Pengelolaan Limbah RSUD Ngudi Waluyo

Cara lain, terkait antisipasi penyebaran Covid-19, yakni optimalisasi PPKM Mikro. Masing-masing kelurahan atau desa diminta untuk mengoptimalkan pos PPKM Mikro. Petugas pos dan aparat desa harus mendeteksi siapa saja warganya yang mudik.

Apabila ditemukan ada warga mudik segera diperiksa. Mereka juga wajib menjalani karantina mandiri selama lima hari. "Karantina bisa dilakukan di tempat yang sudah disediakan desa," terang perwira berpangkat dua melati ini.

Hal senada diungkapkan Kasatlantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana. Di wilayah hukum Polres Blitar ada satu titik penyekatan perbatasan. Yakni perbatasan Blitar-Malang di Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. "Di titik penyekatan itu, berbatasan dengan wilayah hukum Polres Malang. Kami sedang berkoordinasi dengan Polres Malang untuk teknis penyekatannya," jelasnya.

Putu mengatakan, titik lokasi penyekatan masih dikoordinasikan dengan Polres Malang. Termasuk dimana letak pos penyekatannya. "Rencananya, titik penyekatan dijadikan satu dengan Polres Malang. Nanti petugas mengecek setiap kendaraan yang masuk di wilayah masing-masing," katanya.

Di wilayah kota, Wali Kota Blitar Santoso mengimbau kepada masyarakat agar tidak Mudik. Masyarakat diharap bisa turut serta menekan persebaran kasus Covid-19. "Kondisi Kota Blitar kini sudah menunjukkan tren penurunan kasus. Dari 651 RT, 620 di antaranya sudah zona hijau. Sisanya zona kuning," terangnya.

Pemkot bakal mengandalkan pos-pos PPKM Mikro di tiap kelurahan maupun RT untuk mengantisipasi mobilitasasi pemudik. Apabila diketahui ada warga dari luar daerah yang masuk maka petugas pos PPKM wajib melakukan skrening untuk pencegahan Covid-19. (*)

(rt/kan/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news