alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Boleh Mudik Antarkota Eks Karesidenan Kediri

Masuk Rayon Wilayah Aglomerasi

30 April 2021, 11: 01: 32 WIB | editor : Alwik Ruslianto

DIPERKETAT: Petugas gabungan melakukan operasi penyekatan di perbatasan Blitar-Malang di Kecamatan Selorejo. Pengemudi yang membawa Kendaraan plat luar daerah langsung diperiksa.

DIPERKETAT: Petugas gabungan melakukan operasi penyekatan di perbatasan Blitar-Malang di Kecamatan Selorejo. Pengemudi yang membawa Kendaraan plat luar daerah langsung diperiksa. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/ RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Warga Blitar raya tetap bisa pergi keluar daerah selama masa larangan mudik Lebaran 6-17 Mei. Sepanjang ke wilayah-wilayah yang masuk dalam satu rayon wilayah aglomerasi eks Karesidenan Kediri.

Wilayah yang masuk aglomerasi eks Karesidenan Kediri antara lain Kabupaten/Kota Blitar, Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Jombang, dan Trenggalek.

Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana. Dia mengatakan, masyarakat tetap bisa melakukan perjalanan lokal keluar daerah selama daerah yang dituju masuk satu rayon. Kendati demikian, masyarakat tetap wajib mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Rp 600 Juta untuk Limbah Medis

Apabila masyarakat pergi keluar daerah yang di luar rayon, maka wajib menyertakan syarat-syarat perjalanan yang sudah ditentukan. Misalnya menunjukkan hasil negatif swab antigen maupun PCR kepada petugas penyekatan di perbatasan. "Jika mereka tidak bisa menunjukkan syarat tersebut, maka wajib di-swab di tempat. Jika hasilnya positif, kami minta putar balik," kata perwira berpangkat tiga balok ini.

Sekadar informasi, dalam operasi penyekatan wilayah perbatasan daerah, petugas membagi sejumlah titik rayonisasi. Untuk Blitar masuk rayon IV bersama daerah lainnya. Daerah itu meliputi Kediri, Nganjuk, Jombang, Tulungagung, dan Trenggalek.

Sementara itu, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Blitar Hakim Sisworo mengatakan, bakal membatasi kegiatan masyarakat selama masa larangan mudik. Tujuannya, menekan terjadinya lonjakan kasus korona di Kota Blitar. "Jika memang berkegiatan, harus tetap menjaga protokol kesehatan. Yang penting jangan sampai berkerumun," ujarnya.

Di sisi lain, pemkot berencana tetap membuka destinasi wisata. Destinasi wisata akan dibuka ketika Lebaran. "Tentunya kami tidak bisa membatasi kegiatan ekonomi masyarakat. Kami perlu mempertimbangkan ekonomi mereka," katanya. (*)

(rt/kan/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news