alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar
Pemkab Blitar Geliatkan Pertumbuhan Ekonomi

Operasi Pasar Selesai, Resmikan Kampung Ramadan

04 Mei 2021, 08: 59: 08 WIB | editor : Jessica AP

MENDUKUNG: Bupati Rini foto bersama para pelaku usaha kecil saat pembukaan Kampung Ramadan di Play Ground samping Alun-Alun Kanigoro, kemarin (3/5).

MENDUKUNG: Bupati Rini foto bersama para pelaku usaha kecil saat pembukaan Kampung Ramadan di Play Ground samping Alun-Alun Kanigoro, kemarin (3/5). (AGUS MUHAIMIN/RADAR BLITAR)

KANIGORO, Radar Blitar - Meski operasi pasar sudah selesai, upaya menstabilkan harga dan membangkitkan ekonomi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Kemarin (3/5), Bupati Blitar Rini Syarifah menutup kegiatan operasi pasar sekaligus membuka kampung Ramadan di area playground samping Alun-alun Kanigoro.

Sejak akhir bulan lalu, operasi pasar sudah dilakukan di sejumlah titik. Antusiasme masyarakat cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya barang dagangan milik pelaku usaha kecil yang habis terjual di lokasi perdagangan tersebut.

Bupati Rini Syarifah mengaku cukup puas dengan gelaran operasi pasar yang sudah dilaksanakan di sejumlah kecamatan beberapa hari terakhir. Pihaknya juga berterima kasih kepada para pihak yang ikut membantu dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Baca juga: Lapangan Pekerjaan Tak Imbangi Angkatan Kerja

“Kami bersyukur tahun ini bisa melaksanakan kegiatan operasi pasar. Kami sampaikan terima kasih kepada para mitra yang ikut mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Operasi pasar pada momen peringatan hari raya keagamaan sangat penting dilakukan. Tidak hanya untuk mengendalikan harga serta stok barang, kegiatan tersebut juga berdampak besar terhadap pengendalian inflasi daerah. Namun, yang tak kalah penting bagi bupati adalah niat dan kepedulian  pemerintah daerah untuk berbagi terhadap sesama.  Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah.

Atas dasar ini pula, Bupati Rini menyambut baik komitmen tim pengendalian inflasi daerah (TPID) yang berencana menggelar kampung Ramadan pascaoperasi pasar dilakukan. “Kami harap kegiatan ini bisa menjadi momentum merajut silaturahmi antarperangkat daerah, pelaku usaha kecil, dan lainnya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi,” katanya di sela-sela penutupan operasi pasar sekaligus pembukaan kampung Ramadan.

Bupati Rini mengatakan, butuh upaya keras dalam sektor ekonomi agar bangkit dari keterpurukan selama pandemi Covid-19. Tahun 2019 lalu pertumbuhan ekonomi mencapai 5,12 persen. Namun pada tahun 2020 turun menjadi minus 2,29 persen. Untuk itu, dibutuhkan komitmen kuat guna menggeliatkan kembali perekonomian. Salah satunya dengan mewujudkan panca bhakti dalam bidang ekonomi. “Saya bersama Pak Wabup berkomitmen menjadikan pengembangan potensi ekonomi daerah sebagai prioritas,” tuturnya.

Panitia operasi pasar melaporkan jika antusiasme masyarakat cukup bagus dalam menyambut operasi pasar tersebut. Ratusan liter minyak goreng sudah habis terjual. Begitu juga dengan kebutuhan pokok lain. Bahkan, lebih dari 1 ton telur terjual habis. Padahal, dalam beberapa hari ke depan, kegiatan kampung Ramadan masih terus berjalan.

Bupati melihat kualitas dan kemasan produk yang disajikan oleh para pelaku usaha kecil sudah lumayan baik. Begitu juga dengan diversifikasi produk hasil kreasi para pelaku usaha kecil. Menurutnya, yang  perlu ditingkatkan adalah jangkauan informasi mengenai kegiatan. Sehingga kesempatan mendapatkan harga murah maupun dampak ekonomi yang ditimbulkan semakin besar. “Sosialisasi kami rasa perlu ditingkatkan lagi sehingga banyak masyarakat yang datang saat ada operasi pasar dan kampung Ramadan,” pungkasnya. (*) 

(rt/muh/esi/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news