alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

PMI Positif Covid-19 dari Watulimo

08 Mei 2021, 12: 21: 11 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Trenggalek - Dinas Kesehatan mengkonfirmasi kebenaran kabar adanya pekerja migran Indonesia (PMI) ada yang positif Covid-19. Di mana pasien tersebut berasal dari Kecamatan Watulimo. 

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek dr Saeroni mengatakan, update data PMI yang sudah tiba di Bumi Menak Sopal sebanyak 56 orang. Dari sekian PMI, hasil swab test PCR yang dilakukan satgas provinsi menyatakan negatif semua. Sehingga, para PMI dilakukan penjemputan, untuk menjalani karantina dikarantina selama tiga hari di Hotel Prigi. "Setiba PMI, mereka menjalani karantina selama dua hari di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya," ungkapnya. 

Dari 53 PMI, ada 43 PMI yang sudah menunjukkan hasil swab test PCR. Dari data tersebut, kata Saeroni, 42 orang dinyatakan negatif dan satu orang dinyatakan positif. "Untuk yang sisanya masih menunggu hasil swab-nya keluar," katanya. 

Baca juga: Intensitas Pembinaan Nelayan Minim

Lanjut dia, mereka yang dinyatakan negatif Covid-19 itu diperbolehkan untuk pulang. Sedangkan satu pasien yang terkonfirmasi positif, kini tengah menjalani karantina di Ascov Dinkes. "Satu PMI positif, sudah menjalani perawatan. Sama seperti pasien Covid-19 lain, dia dikarantina selama 10 hari," tegasnya. 

Melalui skrining Dinkes, mantan direktur RSUD dr Soedomo ini menduga, masa inkubasi virus yang belum terbentuk saat menjalani hasil swab test PCR di Surabaya, membuat pasien tersebut dinyatakan negatif. Menurut dia, perkembangan virus itu terjadi saat dilakukan swab test di pemkab. "Perkembangbiakan virus belum banyak. Itu juga bisa," ujarnya. 

Di sisi lain, kemunculan satu PMI positif Covid-19, itu tidak membuat dinkes memberlakukan kebijakan untuk warga sekitar Ascov Hotel Prigi untuk menjaga jarak dengan lokasi karantina.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo Wignyo Handoyo mengaku, pihaknya sudah mendengar kabar, jika salah satu PMI ada yang terpapar Covid-19. Namun, pihaknya tak mengetahui latar PMI tersebut, warga desa mana dan habis pulang dari negara mana. "Ya, saya sudah dengar, tapi tidak ada informasi lebih lanjut terkait PMI tersebut," ungkapnya. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news