alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Belum Penuhi Standar Mutu

Uji Coba Pupuk Limbah Greenfields

19 Juni 2021, 10: 58: 19 WIB | editor : Alwik Ruslianto

HARUS CEPAT: Seorang operator alat berat sedang beraktivitas di area perternakan Greenfields.

HARUS CEPAT: Seorang operator alat berat sedang beraktivitas di area perternakan Greenfields. (AGUS MUHAIMIN/ RADAR BLITAR)

WLINGI, Radar Blitar - Ribuan kubik limbah diproduksi PT Greenfields setiap hari. Sayangnya, hingga kini belum ada metode pengelolaan limbah yang benar-benar teruji untuk menjawab persoalan pencemaran lingkungan di wilayah Wlingi dan sekitarnya.

Informasinya, PT Greenfields telah menggandeng pihak ketiga untuk menangani persoalan limbah. Baik limbah cair maupun padat dari kotoran ternak yang ada di perusahaan tersebut. Dalam sehari, ada lebih dari 1.300 meter kubik limbah yang dihasilkan. "Sudah setahun ini kami bekerja sama dengan PT Greenfields untuk pengelolaan limbah ini," ujar Iwan Pitono, rekanan pengelola limbah PT Greenfields.

Dia mengaku memiliki metode untuk mengelola limbah yang ada di perusahaan tersebut menjadi pupuk organik. Menurut dia, kajian dan uji coba yang selama ini dilakukan sudah mulai membuahkan hasil. "Kami sudah uji coba pemanfaatan pupuk (hasil pengolahan limbah Greenfields, Red) di beberapa daerah. Seperti di Gunung Kidul dan beberapa daerah lain. Hasilnya cukup bagus," akunya.

Iwan dan rekan-rekannya menggunakan sinar gamma dari matahari untuk proses treatment limbah di PT Greenfields. Secara teknis, butuh waktu 5 hari untuk memproses limbah tersebut menjadi barang yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian. Dengan catatan, limbah tersebut berada dalam kondisi diam. "Jadi treatment dilakukan di laguna. Bukan di limbah yang mengalir atau dalam proses pengolahan," bebernya.

Ada beberapa tahapan pengelolaan limbah oleh PT Greenfields. Artinya, sebelum limbah dialirkan ke area lahan pertanian (land aplikasi, Red) ada pemisahan limbah cair dan padat. Sebagian untuk land aplikasi, sebagian lagi dialirkan ke laguna penyimpanan limbah yang kemudian menerima perlakukan khusus dari pihak ketiga tersebut. (*)

(rt/muh/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news