alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radartulungagung
icon-featured
Pendidikan

Dispendikpora Kaji Ulang PTM

29 Juni 2021, 10: 30: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

PERSIAPKAN SARPRAS: Tim Satgas Penanganan Covid-19 melakukan pengecekan sarpras di SMPN 1 Campurdarat sebelum PTM terbatas dilakukan.

PERSIAPKAN SARPRAS: Tim Satgas Penanganan Covid-19 melakukan pengecekan sarpras di SMPN 1 Campurdarat sebelum PTM terbatas dilakukan. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Sempat nekat akan tetap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada 12 juli mendatang, kini Pemkab Tulungagung kembali mengkaji kebijakan tersebut. Terlebih setelah Pemerintah Provinsi (pemprov) Jatim memutuskan bahwa PTM hanya diperbolehkan bagi wilayah yang berstatus zona kuning dan hijau. Sementara untuk wilayah zona merah dan oranye tidak diperkenankan untuk melaksanakan PTM, melainkan tetap pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Meski demikian, acuan skala zona yang dimaksud adalah skala kecamatan. Sehingga acuan boleh tidaknya PTM digelar berdasarkan pada skala pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro. Keputusan ini diambil oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa setelah bertemu dengan sejumlah lembaga terkait, Rabu (23/6) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, akan melakukan evaluasi dan asesmen sebelum dilakukan PTM. Terlebih kini status Kabupaten Tulungagung berada di zona oranye. “Kami masih akan melakukan evaluasi asesmen dan koordinasi kembali karena status Kabupaten Tulungagung adalah zona oranye,” jelasnya.

Dia melanjutkan, sejauh ini pihak satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung telah mempersiapkan sejumlah skenario kaitan PTM terbatas pada tahun ajaran baru mendatang. Nantinya siswa yang diperbolehkan mengikuti PTM hanya sekitar 25 hingga 50 persen dari kapasitas sekolah. “Yang masuk hanya zona hijau dan kuning, nanti rata-rata sekitar 25 hingga 50 persen siswa dari kapasitas. Jadi tidak semua masuk,” terangnya. (*)

(rt/nda/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news