alexametrics
Senin, 20 Sep 2021
radartulungagung
icon-featured
Ekonomi
PPKM Darurat

Ketika Pelanggan Mulai Datang, PKL Sudah Disuruh Tutup

08 Juli 2021, 10: 50: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

KEADILAN: Tampak beberapa PKL sedang berjualan di tepi jalan. Selama pemberlakuan PPKM darurat, banyak PKL yang merugi.

KEADILAN: Tampak beberapa PKL sedang berjualan di tepi jalan. Selama pemberlakuan PPKM darurat, banyak PKL yang merugi. (MUHAMMAD HAMMAM DEFA SETIAWAN/RATU)

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Tulungagung ternyata membuat para pedagang kaki lima (PKL) menjerit. Pasalnya, tiga hari PPKM darurat ini, pendapatan PKL terjun bebas. Mereka meminta diberikan kelonggaran agar bisa berjualan sedikit lama ketika malam hari.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung Agus Santoso mengungkapkan, memang selama ini PKL itu tidak pernah merepotkan pemerintah dalam hal pemberian fasilitas untuk menjalankan usaha mereka. Dengan adanya Covid-19, tentu mereka sangat merasakan dampaknya. Apalagi dengan pemberlakuan PPKM darurat ini, mereka hanya bisa bekerja satu jam saja. “Jadi ketika pelanggan mulai datang, para PKL disuruh tutup lagi karena ada PPKM darurat ini,” ungkapnya.

Mantan camat Rejotangan itu mengatakan, para PKL telah mengadu kepada pihaknya mengenai hal tersebut. Mereka meminta pihaknya untuk menyampaikan kepada bupati Tulungagung agar memberikan relaksasi jam malam. Meskipun hal itu akan sulit disetujui oleh bupati Tulungagung. “Karena PPKM darurat ini sifatnya instruksi dari nasional dan tidak boleh diabaikan. Tapi saya sudah berikan pengertian kepada mereka agar selama PPKM darurat ini bisa saling memahami,” pungkasnya. (*)

(rt/mam/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news