alexametrics
Senin, 20 Sep 2021
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Berikut Sistem Karantia PMI yang Pulang ke Tulungagung

09 Juli 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

PERKETAT: Tampak beberapa PMI asal Tulungagung yang baru sampai di Disnakertrans Tulungagung untuk dilakukan pendataan sebelum menjalani isolasi di desa masing-masing.

PERKETAT: Tampak beberapa PMI asal Tulungagung yang baru sampai di Disnakertrans Tulungagung untuk dilakukan pendataan sebelum menjalani isolasi di desa masing-masing. (DISNAKERTRANS FOR RATU)

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung - Ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Tulungagung yang sudah habis kontrak kerja di luar negeri, hingga kini belum ada kejelasan. Bahkan, beberapa PMI yang pulang diketahui sebagai pekerja ilegal ketika proses pemulangan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung Agus Santoso mengatakan, meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungaung, rusunawa Jepun yang semestinya menjadi transit PMI yang pulang dari luar negeri, kini dialihkan menjadi pusat karantina pasien Covid-19. Pasalnya, rumah sakit darurat Covid-19 rusumawa di UIN Sayyid Ali Rahmatullah sudah penuh dengan pasien Covid-19. “Jadi mulai Sabtu (3/7), transit PMI dialihkan di Disnakertrans Tulungagung,” ungkapnya.

Terkait sistem karantia, PMI yang pulang ke Tulungagung dijemput oleh transportasi yang disediakan oleh Pemkab Tulungagung. Lalu akan didata di Disnakertrans Tulungagung. Setelah itu, pihak desa bisa langsung menjemput PMI yang berasal dari desanya. “Tidak ada sistem inap seperti di rusunawa Jepun. PMI akan langsung dijemput oleh pihak desa,” paparnya.

Mantan camat Rejotangan itu menambahkan, setelah PMI dijemput oleh pihak desa, mereka akan menjalani isolasi di desa masing-masing. Proses isolasi dilakukan selama tiga hari sejak kepulangan PMI. Setelah proses isolasi di desa selesai, PMI akan dilakukan swab test lagi untuk memastikan tidak terpapar Covid-19. “Jika hasilnya negatif, PMI tersebut bisa kembali ke keluarganya. Tapi kalau hasilnya positif, maka PMI tersebut akan dimasukkan ke karantina di rusunawa,” pungkasnya. (*)

(rt/mam/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news