alexametrics
Sabtu, 24 Jul 2021
radartulungagung
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

PSBK Absen di Liga 3 Tahun Ini

Terkendala Teknis dan Nonteknis

10 Juli 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

KOSONG: Suasana lengang tampak di Stadion Supriadi kemarin (9/7). Manajemen memastikan PSBK batal berlaga di Liga 3 musim depan.

KOSONG: Suasana lengang tampak di Stadion Supriadi kemarin (9/7). Manajemen memastikan PSBK batal berlaga di Liga 3 musim depan. (ADITYA YUDA SETYA PUTRA/RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Masyarakat Kota Blitar harus sabar menunggu tim kesayangan untuk berlaga. Sebab, Persatuan Sepak Bola Blitar Kota (PSBK) batal merumput pada gelaran kompetisi Liga 3 musim depan. Ada beberapa kendala teknis dan nonteknis yang membuat Laskar PETA ini gagal berlaga dalam kompetisi tersebut.

"Harus absen dulu. PSBK tidak ikut kompetisi Liga 3 tahun ini," ujar pengurus PSBK, Eko Apmono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon kemarin (9/7).

Eko juga belum bisa memastikan apakah tim kebanggan Kota Patria ini berlaga dalam Liga 3 pada musim 2022/2023 mendatang. Menurut dia, ini juga berkaitan dengan faktor nonteknis. Seperti kendala dalam kepengurusan. "Kalaupun ada hal lain, itu bukan kewenangan saya. Karena saya juga belum ditunjuk sebagai manajer secara resmi," kata Eko.

Baca juga: Empat Atlet Paralimpik Blitar Masuk Puslatda

"Hanya itu yang bisa saya sampaikan untuk saat ini," lanjutnya.

Sebelumnya diketahui pihak manajemen sudah melakukan pemetaan internal tim guna memastikan komposisi pemain yang diturunkan. Tidak hanya pada tim senior, persiapan serupa juga dilakukan tim U-13 dan U-15.

Hal ini patut disayangkan, mengingat dalam satu tahun terakhir para pemain harus "gantung sepatu" untuk sementara waktu lantaran pandemi Covid-19. Terlebih kini masyarakat Kota Patria sudah rindu menyaksikan tim berseragam merah-putih ini berlaga di lapangan hijau.

Seperti diketahui, Liga 3 bakal digelar tahun ini. Itu setelah mendapat restu dari kepolisian. Izin tersebut juga melalui kajian cukup panjang. Ini tak lepas pandemi Covid-19 yang belum berakhir. (*)

(rt/tya/alwk/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news