alexametrics
Senin, 20 Sep 2021
radartulungagung
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sidang Tipiring Prokes Digelar Virtual

Hindari Penyebaran Korona

13 Juli 2021, 11: 39: 56 WIB | editor : Alwik Ruslianto

FOKUS: Seorang pelanggar prokes menjalani sidang tipiring secara virtual di kantor Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo kemarin (12/7).

FOKUS: Seorang pelanggar prokes menjalani sidang tipiring secara virtual di kantor Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo kemarin (12/7). (POLRES BLITAR KOTA FOR RADAR BLITAR)

SUKOREJO, Radar Blitar- Para pelanggar protokol kesehatan (prokes) tak lagi ikut sidang tindak pidana ringan (tipiring) secara tatap muka. Kini, sidang tersebut digelar secara virtual. Itu sesuai kebijakan Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum (Gakkum). Sidang secara virtual juga bertujuan mencegah munculnya klaster baru penyebaran Covid-19.

Sidang secara virtual kali pertama digelar kemarin (12/7). Yakni  di kantor Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo. Itu setelah petugas gabungan terdiri atas Satpol PP, TNI, Polri, kejari, pengadilan negeri (PN), dan sejumlah instansi terkait, menggelar operasi yustisi di Jalan Cemara.

"Kemarin memang kami lakukan sidang di tempat secara langsung. Kalau sekarang tetap kami lakukan sidang di tempat tapi secara virtual," ujar Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar Hadi Maskun.

Baca juga: Ajak Boikot Produk PT Greenfields

Hadi mengatakan, ada 13 pelanggar prokes yang terjaring dalam operasi yustisi kemarin. Setelah didata, mereka diarahkan untuk menjalani sidang di kantor Kelurahan Karangsari. "Ini yang kami tindak untuk menjalani sidang bersama hakim secara virtual," katanya.

Adapun besaran jumlah denda administratif yang dikenakan pada masing-masing pelanggar prokes sebesar Rp 30 ribu. Menurut Hadi, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan prokes selama masa penerapan PPKM darurat kian membaik. Hal ini terlihat dari jumlah pelanggar harian selama PPKM darurat lebih sedikit dibandingkan pada bulan lalu.

"Secara umum memang sudah menurun. Karena kami memang lebih gencarkan sosialisasi, patrol, dan penindakan seperti yustisi ini,” jelasnya.

“Tapi, memang masih didapati pelanggar prokes yang pelanggarannya sepele. Misalnya, tidak benar dalam penggunaan masker. Itu termasuk pelanggaran lho ya," ungkapnya.

Ke depannya, proses sidang tipiring bagi para pelanggar prokes bakal kembali digelar secara virtual. Itu setelah dilakukan sejumlah evaluasi dan pembahasan terkait hasil pelaksanaan PPKM darurat di Kota Blitar selama satu pekan terakhir. "Iya. Kan memang jangan sampai terjadi kerumunan baik dalam kegiatan masyarakat maupun pelaksanaan sidang tipiring," tambahnya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan melalui Kasat Sabhara Iptu Murdianto mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan prokes dengan baik. Terutama saat berkegiatan di luar rumah.

"Betul. karena nanti kami tetap akan gencarkan operasi yustisi gabungan dan sidang di tempat dalam rangka pelaksanaan PPKM darurat,” tegasnya. (*)

(rt/tya/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news