alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Peternak Ikan Hias Kesulitan Mencari Oksigen Sejak Awal PPKM Darurat

19 Juli 2021, 15: 22: 30 WIB | editor : Alwik Ruslianto

BERTAHAN: Tampak Gurindam Bayu Bangsawan sedang menghitung sisa pasokan oksigen untuk pengiriman ikan hias di Alam Koi Tulungagung.

BERTAHAN: Tampak Gurindam Bayu Bangsawan sedang menghitung sisa pasokan oksigen untuk pengiriman ikan hias di Alam Koi Tulungagung. (MUHAMMAD HAMMAM DEFA SETIAWAN/RATU)

SUMBERGEMPOL, Radar Tulungagung – Pembudi daya ikan hias di Tulungagung mengeluhkan kelangkaan oksigen yang dirasakan dalam satu pekan terakhir ini. Selain langka, harga oksigen juga mengalami kenaikan hingga 2-3 kali lipat. Mereka meminta untuk dipertemukan dengan dinas terkait agar bisa segera menyelesaikan permasalahan ini.

Salah satu anggota komunitas koi di Tulungagung, Pasukan Bawah Air, Muhammad Majid Ma'ruf mengatakan, banyak peternak ikan hias apalagi yang di kelompoknya mengeluhkan langkanya pasokan oksigen yang digunakan untuk mengirim ikan.  Hal itu membuat para petani ikan merasa dirugikan lantaran mereka juga membutuhkam oksigen tersebut untuk keperluan mengirim ikan agar ikan tersebut bisa bertahan hidup selama pengiriman. "Kami mulai merasakan sulitnya pasokan oksigen sejak awal penerapan PPKM darurat. Oksigen yang ukuran besar kami dapat sebelum PPKM berlangsung ," ujarnya.

Sebenarnya stok ikan cukup banyak dan sudah siap dikirim. Namun karena ketersediaan oksigen sangat sulit, beberapa ikan saja yang bisa dikirim. Bahkan, pihaknya terpaksa membatalkan orderan ikan akibat kekurangan oksigen. "Untuk harga oksigen, dulu berkisar Rp 70 ribu untuk ukuran besar dan sekarang Rp 150 ribu," ungkapnya.

Ma'ruf, sapaan akrabnya, mengaku tidak bisa berbuat banyak di masa pandemi ini apalagi dengan diterapkannya PPKM darurat yang menbatasi pengiriman ikan. Pasalnya, selama pandemi ini dirasa cukup berdampak pada peternak ikan. Untuk itu, pihaknya hanya bisa pasrah dan mengikuti anjuran pemerintah sembari berharap agar kondisi segera pulih. Jadi roda perekonomian peternak ikan pun bisa segera pulih. "Semoga Covid-19 segera berakhir dan ke depannya oksigen lebih mudah didapat. Agar perekonomian peternak ikan bisa stabil kembali," pungkasnya. (*)

(rt/mam/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news