alexametrics
Senin, 20 Sep 2021
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

25 Ekor Terjangkit Cacing Hati

21 Juli 2021, 13: 27: 11 WIB | editor : Alwik Ruslianto

HAT I-HAT I: Petugas menunjukkan cacing hati yang ditemukan pada hewan kurban.

HAT I-HAT I: Petugas menunjukkan cacing hati yang ditemukan pada hewan kurban. (DIDIK SUSANTO FOR RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Kurban menjadi prosesi yang melekat pada Hari Raya Idul Adha. Namun, perlu berhati-hati karena tak semua hewan kurban layak dikonsumsi. Seperti halnya Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Kabupaten Trenggalek yang menemukan cacing hati atau Fasciola gigantica menjangkiti 25 ekor hewan kurban.

Kepala Dispertapan Kabupaten Trenggalek Didik Susanto mengatakan, tim kesehatan hewan masih proses pemantauan. Rencananya, pemantauan akan dilakukan selama dua hari. Menurut dia, ruang gerak tim cukup sulit karena pemantauan dilakukan di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Jadi hasil rekapitulasi temuan cacing hati pada pelaksanaan kurban kemarin (20/7) belum final.

Pada hari pertama pemantauan, sekitar pukul 14.00 WIB. Didik mengaku tim sudah memantau 92 ekor sapi, 246 ekor kambing, dan 27 ekor domba di Kabupaten Trenggalek. Hasil sementara, tim menemukan 25 cacing hati pada 22 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Di antaranya tujuh ekor sapi yang terjangkit cacing hati di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan dan Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek. "Tim saya memeriksa 14 ekor sapi, 9 ekor kambing, dan ditemukan cacing hati pada 7 ekor sapi," ungkapnya.

Baca juga: Semua Aspek Baik Obat, Ruangan, Maupun Tenaga Habis

Upaya antisipasi penularan penyakit hewan ke manusia pun dilakukan. Ketujuh organ hati yang terjangkit cacing sudah diamankan petugas. Biasanya, cacing tersebut bersarang pada organ hati hewan. Jadi, organ-organ itu disisihkan untuk kemudian dipendam. Sementara organ-organ lain yang tidak terjangkit cacing, masih bisa dibagikan dan dikonsumsi manusia. "Organ hati yang terjangkit cacing akan berbahaya jika dikonsumsi. Sebab, telur-telur cacing bisa berpindah ke tubuh manusia. Apalagi ketika proses pemasakannya kurang matang," jelasnya. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news