alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Sisakan Lima Bus AKAP

Di Terminal Gayatri

21 Juli 2021, 13: 32: 20 WIB | editor : Alwik Ruslianto

DAMPAK: Beberapa bus menunggu kedatangan penumpang di Terminal Gayatri saat PPKM darurat di Tulungagung.

DAMPAK: Beberapa bus menunggu kedatangan penumpang di Terminal Gayatri saat PPKM darurat di Tulungagung. (MUHAMMAD HAMMAM DEFA SETIAWAN/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Selama masa PPKM darurat, jumlah bus mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan sebelum diberlakukannya kebijakan tersebut. Itu karena adanya aturan untuk mewajibkan sopir dan karnet memiliki surat vaksinasi Covid-19 dan hasil swab atau rapid test antigen.

Padahal, masih banyak sopir dan kernet yang belum melengkapi persyaratan tersebut. “Sebelum PPKM darurat, jumlah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang berangkat dari Terminal Gayatri itu mencapai 20-25 bus setiap harinya,” Kepala Terimnal Gayatri Tulungagung Dukut Siswantoyo, kemarin (20/7).

Namun, lanjut dia, sejak diberlakukannya kebijakan PPKM darurat, jumlah bus AKAP yang berangkat mengalami penurunan drastis. “Sejak awal PPKM darurat, bus AKAP yang masuk tinggal 3-5 bus saja,” katanya.

Selain bus AKAP, penurunan juga terjadi pada bus antarkota dalam provinsi (AKDP). Berdasarkan data, penurunan bus AKDP selama PPKM darurat itu mencapai 35 persen. Dari 200 bus AKDP yang beroperasi sebelum PPKM darurat, kini hanya 150 bus saja. “Faktanya, baik bus jarak dekat atau jauh, sama-sama mengalami penurunan sejak PPKM darurat. Kalau biasanya penumpang AKDP itu bisa mencapai 2.000 orang, kini tersisa sekitar 500 orang saja,” terangnya. (*)

(rt/mam/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news