alexametrics
Sabtu, 24 Jul 2021
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Ini Penyebab Turunnya Jumlah Penumpang dan Bus Di Terminal Gayatri

21 Juli 2021, 13: 33: 21 WIB | editor : Alwik Ruslianto

DAMPAK: Beberapa bus menunggu kedatangan penumpang di Terminal Gayatri saat PPKM darurat di Tulungagung.

DAMPAK: Beberapa bus menunggu kedatangan penumpang di Terminal Gayatri saat PPKM darurat di Tulungagung. (MUHAMMAM HAMMAM DEFA SETIAWAN/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Selama masa PPKM darurat, jumlah bus mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan sebelum diberlakukannya kebijakan tersebut. Itu karena adanya aturan untuk mewajibkan sopir dan karnet memiliki surat vaksinasi Covid-19 dan hasil swab atau rapid test antigen.

Kepala Terimnal Gayatri Tulungagung Dukut Siswantoyo menjelaskan, penurunan jumlah penumpang dan bus yang beroperasi itu, salah satunya juga disebabkan adanya pemberlakuan kebijakan baru. Sopir dan kernet harus memiliki surat vaksinasi Covid-19 serta surat hasil rapid test antigen yang menunjukkan mereka sehat. Khusus bus dengan operasi jarak tempuh minimal 200 kilometer atau perlu empat jam jika ditempuh. “Kalau mereka tidak membawa surat-surat tersebut, mereka tidak boleh beroperasi. Hampir setiap hari ada satu atau dua bus yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat tersebut,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya akan membuka posko pelayanan rapid test antigen di kawasan Terminal Gayatri Tulungagung. Hal ini untuk mempermudah sopir dan kernet untuk mencari surat rapid test antigen. “Nanti biaya rapid test antigen di sini juga lebih murah dan terjangkau,” paparnya.

Pria asal Kediri itu berpesan kepada masyarakat, agar sementara waktu tidak melakukan perjalanan jauh terlebih dahulu. Karena kini jumlah kasus Covid-19 masih menunjukkan tren tinggi. “Namun jika memang diharuskan melakukan perjalanan jauh, sudah seharusnya melengkapi persyaratan yang ada dan memastikan bahwa dia dalam keadaan sehat,” pungkasnya. (*)

(rt/mam/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news