alexametrics
Sabtu, 24 Jul 2021
radartulungagung
Home > Features
icon featured
Features

Mikhael Atma Dharmawan, Sinden Cilik Asal Kota Blitar

Digandeng Erwin Gutawa Ikut Konser Virtual

22 Juli 2021, 14: 20: 35 WIB | editor : Alwik Ruslianto

BERBAKAT: Mikhael Atma Dharmawan, penyanyi sekaligus sinden macapat cilik foto bersama beberapa piala kemenangan yang diraihnya.

BERBAKAT: Mikhael Atma Dharmawan, penyanyi sekaligus sinden macapat cilik foto bersama beberapa piala kemenangan yang diraihnya. (FIMA PURWANTI/RADAR BLITAR)

Nembang macapat maupun bernyanyi lagu berbagai genre adalah keahlian Mikhael Atma Dharmawan. Suara emasnya juga berhasil membuat Erwin Gutawa kepincut. Sang komponis kondang itu mengundangnya untuk mengikuti konser virtual.

FIMA PURWANTI, Sananwetan, Radar Blitar

Seorang anak laki-laki terlihat bernyanyi di depan rumahnya, sore kemarin (21/7). Suaranya merdu dan nyaring, meski hanya menyanyikan beberapa bait. Dia adalah Mikhael Atma Dharmawan, seorang penyanyi sekaligus sinden cilik asal Kota Blitar. 

Baca juga: Kota Masih “Gelap” hingga 25 Juli

Usianya masih 11 tahun. Namun, suaranya tak bisa dianggap remeh. Sebab, merdu saat menyanyi. Termasuk tembang macapat. Bahkan, sejumlah lagu berbagai genre dapat dinyanyikannya dengan baik.

"Iya, memang suka nyanyi. Mau nyanyi yang nadanya tinggi biar bisa lebih terampil pas nyanyi," ungkapnya.

Siswa kelas VI SD itu mengaku lebih percaya diri saat membawakan tembang macapat. Baginya, tembang macapat merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan. "Ingin tembang macapat dikenal daerah lain. Warisan seni budaya harus dilestarikan terus," imbuhnya.

Anak pertama dari empat bersaudara itu rupanya telah menggeluti dunia olah suara sejak kelas I SD. Orang tua yang mengetahui bakat anaknya, langsung mencarikan guru vokal terbaik. Pindah ke beberapa sekolah vokal juga pernah dialami.

Terkait konser virtual bersama Erwin Gutawa, Mikha harus berlatih keras. Selama sebulan terakhir, Mikha mengikuti berbagai arahan dari Erwin Gutawa dan tim konser virtual. Mulai latihan suara hingga pengambilan beberapa video untuk keperluan produksi konser. "Kalau boleh jujur, capek, tapi senang. Karena bisa dilatih langsung sama Om Erwin, Kak Gita Gutawa dan coach lainnya," ujar Mikha.

Mikha benar-benar serius dalam hal olah vokal. Dia rajin berlatih. Usahanya itu berbuah manis. Belum lama ini, dia berhasil meraih juara I Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Blitar. Yakni kategori tembang macapat.

"Enggak tahu kenapa, tapi dia (Mikha) ada bakat nembang macapat dan malah ada terus kesempatan untuk dapat juara disitu," kata Natria Maharani, ibu Mikha.

Wanita ramah itu juga menceritakan, anaknya berhasil digaet Erwin Gutawa lantaran videonya bernyanyi tembang macapat diunggah ke media sosial. Tak disangka, platform musik milik sang musisi kenamaan itu mengirimkannya pesan untuk bergabung dalam konser virtual.

Mikha merupakan satu di antara dua anak bangsa yang mendapatkan stage atau panggung khusus. Yakni dalam konser virtual bertema hari anak dunia itu. Mikha dan satu anak asal Maumere berkesempatan menyanyikan lagu tradisional dari tanah kelahiran. Tak sampai di situ, anak lelaki ramah itu juga bakal menunjukkan kemampuannya saat penampilan grup.

"Saingannya se-Indonesia, Puji Tuhan anak saya bisa lolos. Semoga bisa membawa bangga nama kota kecil ini," kata Natria.

Sebagi ibu, Natria mengaku bangga kepada putranya. Konser virtual garapan Erwin Gutawa yang akan digelar Jumat (23/7) itu bakal menjadi konser perdana. Meski harus digelar virtual, tak menyurutkan usahanya untuk terus mendukung bakat dan kemampuan sang putra.

"Kami bantu usahakan semuanya untuk Mikha. Karena ini memang kesempatan besar untuknya. Juga bisa memotivasinya untuk terus semangat bernyanyi, bermacapat, dan mengolah kemampuan suaranya," ungkapnya. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news