alexametrics
Minggu, 19 Sep 2021
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Tanggapan Kades Tasikmadu dan Kades Sambirejo Soal PPKM Darurat

23 Juli 2021, 11: 51: 15 WIB | editor : Alwik Ruslianto

KONSENTRASI: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat memberikan imbauan kepada pemerintah desa terkait PPKM darurat level III secara telekonferensi di Smart Center kemarin (22/7).

KONSENTRASI: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat memberikan imbauan kepada pemerintah desa terkait PPKM darurat level III secara telekonferensi di Smart Center kemarin (22/7). (DOKPIM PEMKAB FOR RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tetap mempertimbangkam dua sektor, yaitu pandemi dan ekonomi bisa berjalan beriringan. Khususnya saat Kabupaten Trenggalek masuk kategori pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat level 3. Karena itu, bupati mengimbau pemerintah desa agar tidak kendor dalam melaksanakan PPKM darurat.

Kepala Desa (Kades) Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Wignyo Handoyo mengatakan, masih ada dua warganya yang berpotensi terpapar Covid-19. Hal itu karena hasil rapid test antigen menunjukkan reaktif. Namun, pemdes belum menerapkan micro lockdown untuk kedua warga tersebut. Sementara waktu, kedua warga menjalani karantina mandiri di rumah. "Nanti kalau memang hasil usap PCR benar positif, kami akan memberlakukan micro lockdown," ungkapnya.

Di sisi lain, Wignyo mengaku, PPKM darurat level III 3 memungkinkan warga memulihkan ekonomi, seperti berjualan dan sebagainya. Hanya, kegiatan itu harus dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. "Sedangkan kegiatan hajatan memang masih ada. Sudah kami imbau sebelumnya. Jadi kami tak bertanggung jawab ketika didapati dan terpaksa ditertibkan," ujarnya.

Senada diungkapkan Kades Sambirejo, Kecamatan Trenggalek, Karyanto. Dia mengaku akan lebih memperketat kegiatan sosial budaya sesuai imbauan bupati Trenggalek sampai PPKM darurat pada 25 Juli 2021. "Belum ada yang kami tunda (kegiatan hajatan, Red) karena belum masuk hari besar. Untuk itu, satgas yang telah terbentuk pada awal tahun lalu akan lebih tegas menyikapi kegiatan-kegiatan tersebut," ucapnya. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news