alexametrics
Senin, 20 Sep 2021
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Ini Tanggapan Kepala Dinkes Tulungagung Terkait Kebijakan Isoman

23 Juli 2021, 13: 30: 58 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA, Radar Tulungagung - Tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung selama dua pekan ini dipicu sejumlah faktor. Termasuk maraknya klaster keluarga.

Mengenai kebijakan isoman, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung dr Kasil Rokhmad mengungkapkan, pada dasarnya tidak ada yang salah dengan adanya isoman. Namun perlu diingat jika melakukan isoman kepatuhan terhadap prokes benar-benar harus ditaati. Mulai dari penggunaan masker saat di rumah, hingga penggunaan kamar tidur dan kamar mandi secara terpisah. Itu untuk meminimalisir adanya penularan pada anggota keluarga yang sehat. “Memang kunci dari isoman itu adalah kepatuhan diri-sendiri untuk menjalani prokes tersebut. Jika patuh, pasti tidak sampai terjadi penularan,” urainya.

Kaitan dengan meledaknya kasus aktif di Kabupaten Tulungagung, pihaknya akan kembali gencar melakukan testing, tracing dan treatment (3T). Diharapka, dengan melakukan testing sebanyak mungkin, dapat segera menemukan kasus baru dan dapat meminimalisasi penularan. “Ketika cepat menemukan satu pasien terpapar, pasti langsung dilakukan tracing untuk memutus penularan. Sementara yang terpapar ini kami treatment untuk pemulihan,” ungkapnya.

Untuk itu, dia berharap adanya PPKM level 4 ini dapat menekan laju penularan kasus Covid-19. Selain itu, agar masyarakat selalu disiplin protokol kesehatan (prokes) 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. “Sebaiknya masyarakat mematuhi kebijakan yang telah dibuat. Sebaiknya berdiam diri saja dirumah. Kasus Covid-19 akan menurun apabila masyarakat disiplin prokes,” tandasnya. (*)

(rt/nda/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news