alexametrics
Minggu, 19 Sep 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Jumlah Penumpang KA “Terjun Bebas”

Sejumlah KA Tak Beroperasi

23 Juli 2021, 14: 51: 34 WIB | editor : Alwik Ruslianto

SEPI: Suasana ruang tunggu calon penumpang di Stasiun Blitar kemarin (22/7). Jumlah penumpang turun drastis.

SEPI: Suasana ruang tunggu calon penumpang di Stasiun Blitar kemarin (22/7). Jumlah penumpang turun drastis. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Selama PPKM darurat, jumlah penumpang kereta api (KA) “terjun bebas” (menurun drastis). Tak terkecuali di Stasiun Blitar. Bahkan, penurunan mencapai 95 persen. Kondisi tersebut juga terjadi karena sejumlah KA tak beroperasi. Ini untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Kepala Stasiun Blitar, Suyoto mengatakan, jumlah penumpang KA turun drastis. Kondisi stasiun selama PPKM sepi penumpang. "Karena sejumlah KA berhenti beroperasi. Terutama KA lokal," terangnya.

Dia mengatakan, sebelum penerapan PPKM darurat, rata-rata volume penumpang naik maupun turun di Stasiun Blitar bisa mencapai 600-700 orang per hari. Penumpang itu berasal dari KA lokal maupun jarak jauh. Namun, kini hanya sekitar 30-40 orang. 

Baca juga: Gubernur dan DLH Turut Tergugat

Selama PPKM darurat, banyak calon penumpang yang membatalkan perjalanan KA. Sebab, KA yang akan dinaiki berhenti beroperasi. Otoritas transportasi darat akhirnya memfasilitasi pembatalan tiket KA.

“Sebenarnya selama PPKM darurat masih ada beberapa KA yang beroperasi dan melintas di Stasiun Blitar. Di antaranya KA Gajayana dan KA Kahuripan,” jelasnya.

Calon penumpang yang hendak naik tetap harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Khusus pelanggan KA jarak jauh di Pulau Jawa, wajib menunjukkan kartu vaksinasi. (*)

(rt/kan/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news