alexametrics
Senin, 20 Sep 2021
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Level 3, Terapkan PPKM Mikro

24 Juli 2021, 13: 12: 02 WIB | editor : Alwik Ruslianto

JANGAN MASUK YA: Taman Alun-alun Trenggalek yang kini masih ditutup untuk mendukung PPKM level 3. Kendati demikian, masih ada yang memaksa masuk area publik di depan Pendapa Manggala Praja Nugraha ini.

JANGAN MASUK YA: Taman Alun-alun Trenggalek yang kini masih ditutup untuk mendukung PPKM level 3. Kendati demikian, masih ada yang memaksa masuk area publik di depan Pendapa Manggala Praja Nugraha ini. (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Kembalinya Bumi Menak Sopal masuk zona merah penyebaran Covid-19 membuat kerja sama berbagai pihak harus lebih digencarkan lagi. Tujuannya tidak lain, Trenggalek bisa beranjak menjadi zona oranye, kuning, bahkan hijau. Hal ini diakui Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera.

Menurut dia, kini Trenggalek masuk dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Ketersediaan bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit (RS) masih sekitar 85 persen sehingga bisa dikatakan tahap aman. Kendati demikian, hal tersebut tidak membuat pihaknya mengendurkan kebijakan pada penerapan PPKM. “Kami akan terus bekerja sama untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19,” katanya.

Dia melanjutkan, polisi bersama TNI dan pemerintah kabupaten (pemkab) melakukan berbagai langkah antisipasi. Di antaranya dengan penerapan PPKM mikro serta percepatan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dengan melibatkan bhabinkamtibmas dan babinsa. Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, Trenggalek yang kini masih status zona merah dapat segera beralih ke zona oranye, kuning, bahkan hijau. “Kami selalu mengimbau masyarakat agar manut pada protokol kesehatan (prokes) untuk keselamatan bersama,” ungkapnya.

Baca juga: Perawatan Rutin, Performa Tetap Optimal

Selain itu, polres juga terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi kepada masyarakat umum. Seperti vaksinasi dosis kedua di Pasar Pon kemarin (22/7). Sedikitnya ada 1.996 dosis yang disiapkan bagi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Untuk menghindari terjadinya kerumunan, mekanisme antrean telah diatur sedemikian rupa agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan mengerahkan puluhan petugas pengamanan di samping menambah jumlah vaksinator dan petugas kesehatan.

Diharapkan dengan vaksinasi masal tersebut, bisa meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat sehingga tidak mudah terpapar Covid-19. Dari situ, selalu disampaikan kepada semua elemen masyarakat agar tidak takut vaksin dan bersama-sama menyukseskan program vaksinasi. “Semoga saja dengan ini semua masyarakat di Trenggalek dapat melewati masa pandemi ini dengan sehat dan selamat. Bagi yang telah divaksinasi, kami berharap agar tetap mematuhi prokes demi keselamatan bersama,” jelas Dwiasi. (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news