alexametrics
Minggu, 19 Sep 2021
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Cuaca Dingin dan Kering Bagus bagi Kucing

Proses Pengeringan Tak Makan Waktu Lam

24 Juli 2021, 13: 16: 12 WIB | editor : Alwik Ruslianto

JAGA KELEMBAPAN: Seorang perempuan ketika bersenda gurau dengan hewan menggemaskan ini di salah satu tempat penitipan kucing di Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek.

JAGA KELEMBAPAN: Seorang perempuan ketika bersenda gurau dengan hewan menggemaskan ini di salah satu tempat penitipan kucing di Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek. (DHARAKA R. PERDANA/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Para pencinta kucing di Kota Keripik Tempe dan sekitarnya kini harus berhati-hati dalam menjaga hewan peliharaannya. Pasalnya, kondisi cuaca yang ada dan berbeda setiap saat rentan mengakibatkan hewan peliharaan tersebut terserang berbagai penyakit yang menyebabkan langsung mati.

Jadi, yang perlu diwaspadai bagi pencinta kucing adalah ketika cuaca yang hampir setiap hari turun hujan. Sebab, hal tersebut membuat cuaca lembab hingga kucing menjadi stres. Akibatnya, daya tahan tubuh menurun. Tak pelak, kucing mudah terserang berbagai peyakit yang kebanyakan disebabkan virus hingga penyakit yang paling bahaya, yaitu distemper. Penyakit distemper merupakan penyakit yang sangat bahaya karena bisa mengakibatkan kucing mati mendadak kendati sebelumnya sehat. “Dengan cuaca saat ini dingin, tapi kering atau istilah Jawanya bedhidhing, sebenarnya sangat bagus bagi kucing. Sebab ketika dimandikan, tidak terlalu lama untuk proses pengeringan. Cuaca dingin juga sangat baik bagi pertumbuhan bulu kucing,” ungkap salah seorang pencinta kucing, Rizky Jodie.

Dia melanjutkan, penyakit distemper ditandai dengan gejala awal nafsu makan berkurang atau tidak mau makan. Terlihat minta makan dan manja, tapi saat disodorkan makanan, dia tidak memakannya atau hanya mengendusnya saja. Kucing menjadi pendiam dan sebagainya. Gejala tersebut diteruskan dengan kucing muntah-muntah, diare, hingga menjadi kejang-kejang. "Pemilik harus mengerti karakteristik kucing sehingga jika mengetahui kucing peliharaannya tidak seperti biasanya, harus segera diperiksakan,” ujarnya.

Baca juga: Level 3, Terapkan PPKM Mikro

Senada juga diungkapkan Madaul Lima Yudah, salah satu pencinta kucing lainnya. Dia menambahkan, kendati kini cuaca kering, pencinta kucing harus lebih cermat jika ingin memandikan. Sebab setelah dimandikan, diharuskan sesegera mungkin mengeringkan bulu kucing. Pengeringan tersebut tidak boleh dilakukan dengan cara dijemur, tapi dikipas dengan hair dryer. Jika pemilik tidak punya hair dryer, pengeringan bisa dilakukan dengan cara disisir secara terus-menerus hingga kandungan air berkurang dan disisir kembali ketika bulu sudah mulai kering. “Lebih penting lagi, jangan sesekali memandikan kucing ketika cuaca mendung. Dikhawatirkan bulu kucing belum sepenuhnya kering ketika turun hujan dan yang membuatnya lembap,” ujarnya.

Selain itu, diperlukan menjaga kesehatan kucing setiap hari dengan memberikan makanan yang bernutrisi. Dalam pemberian makanan, kucing tidak boleh diberi makan nasi karena bisa mengganggu pencernaannya. Kucing diharuskan menjalani vaksinasi secara teratur agar kebal terhadap berbagai penyakit yang berbahaya. “Setelah umur satu tahun, setiap tahun kucing harus divaksinasi. Dalam pemberian makanan tidak boleh diberi yang sudah digoreng karena lemak sangat tidak baik bagi kucing,” jelasnya. (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news