alexametrics
Minggu, 19 Sep 2021
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Pemain Liga 1 PILIH PULANG KAMPUNG

24 Juli 2021, 13: 36: 51 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Arsyad Yusgiantoro, Gelandang PSS Sleman

Arsyad Yusgiantoro, Gelandang PSS Sleman

KOTA, Radar Tulungagung - Nasib kompetisi Liga 1 berada dalam ketidakpastian. Akibat pandemi korona tak kunjung tuntas. Bahkan, pemerintah terus melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Tentu kebijakan tersebut membuat sebagian besar pemilik klub dari para pemain di kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia ini tidak melakukan pemusatan pelatihan.

Mereka rata-rata membebaskan para pemainnya untuk pulang kampung (pulkam) selama belum ada regulasi jadwal kompetisi paling bergengsi di nusantara ini.

Baca juga: Bantu Menangkal Serangan Virus

Meski demikian, pemantauan latihan dari pelatih tetap dilakukan. “Sejak awal PPKM darurat sudah berada di rumah,” terang kiper Bhayangkara FC, Indra Adi Nugraha.

Pria kelahiran Munjungan, Trenggalek ini mengatakan, sebelum PPKM sebenarnya sudah latihan bersama tim. Sebab, ada rencana liga bakal digelar Juli. Namun dengan kondisi kini yang masih dalam suasana tidak memungkinkan, dari pihak manajemen memperbolehkan pulang kampung. “Setelah swab test baru semua pemain boleh pulang,” jelas anggota aktif Polres Trenggalek ini.

Meski di kampung halaman, pria berpangkat briptu ini mengaku tetap ada pemantauan dari tim pelatih. Agar kebugaran para pemain tetap terjaga.

Dia pun setiap hari melakukan gym, joging, dan lain-lain sesuai dengan instruksi pelatih. Dengan durasi latihan sekitar 1 jam.

Berbeda jika saat berada di tim. Rata-rata latihan sekitar 1 jam 30 menit dan melibatkan banyak pemain.

Dia berharap pendemi ini segera berakhir dan ada kepastian jadwal kompetisi. Jadi klub bisa memanggil kembali para pemain.

Kondisi sama dirasakan Arsyad Yusgiantoro. Gelandang PSS Sleman ini kini berada di kampung halaman, Desa Notorejo, Kecamatan Gondang.

Dia mengaku belum tahu kapan balik bersama dengan teman-temannya di klub berjuluk Elang Jawa itu. Sebab, belum ada pemberitahuan resmi.

Dia memang tak berada di pemusatan pelatihan, tapi tetap mengikuti instruksi pelatih. Termasuk latihan 1-2 jam untuk menjaga stamina. “Tiap pagi latihan virtual. Kalau sore latihan mandiri di lapangan,” pungkasnya. (*)

(rt/rak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news