alexametrics
Minggu, 24 Oct 2021
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek
Untuk Masyarakat Umum Fatalitas

Vaksinasi Baru Sentuh 14,8 Persen

Turun 44 Orang Per Pekan

01 September 2021, 10: 59: 03 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Vaksinasi Baru Sentuh 14,8 Persen

KOTA, Radar Trenggalek - Perjalanan vaksinasi untuk masyarakat umum di Kabupaten Trenggalek masih panjang. Berdasarkan data dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (Dinkes PPKB), pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat umum masih menyentuh 14,8 persen. “Masih kalangan tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 3400 orang yang sudah selesai (memenuhi target, Red), sedangkan yang lainnya belum,” ungkap dr Saeroni pada Selasa (31/8).

Kalangan selain nakes, kata Saeroni, di antaranya para lansia, pelajar, maupun masyarakat umum. Menurutnya, sebelum ada serbuan vaksin berkuota sebanyak 30 ribu dosis, capaian vaksinasi untuk masyarakat Trenggalek sekitar 14,8 persen. Namun, dengan adanya vaksinasi itu persentase vaksinasi seiring bertambah. “Jadi untuk vaksinasi pada 30 dan 31 Agustus 2021, sudah kita laksanakan sebanyak 30 ribu dosis. Kalau ditambah dengan sekarang ini bisa menambah 5-6 persen,” jelasnya. Sehingga, capaian vaksinasi masyarakat Trenggalek sekitar 20 persen.

Berdasarkan data itu, vaksinasi akan terus dilaksanakan selama ada dropping vaksin dari Pemprov Jawa Timur. Dalam skemanya, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan setelah menerima dropping vaksin. Artinya, vaksin akan langsung disalurkan tanpa menunggu waktu terlalu lama.

Baca juga: Ringkus Sindikat Ranmor Antar Pulau

Sedangkan menyinggung situasi Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, Saeroni mengatakan, fatalitas kasus Covid-19 berangsur menurun sejak sepekan belakang. Apabila ketika masa lonjakan kasus terdapat sekitar 77 orang meninggal dunia per satu pekan, kini turun menjadi sekitar 44 orang.

Diakuinya, fatalitas itu belum memenuhi target untuk masuk pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III. Sebab untuk menuju ke level itu, tingkat kematian per satu pekan maksimal 40 kasus. “Ada beberapa indikator untuk bisa masuk ke level III, diantaranya tingkat kasus, ketersedian BOR, dan angka kematian. Kabupaten Trenggalek cuma belum memenuhi target angka kematian, tapi dua indikator lainnya sudah memenuhi. Kami akan berusaha untuk mencapai target itu, agar Kabupaten Trenggalek bisa masuk ke level III,” tutupnya. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news