alexametrics
Minggu, 24 Oct 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Bea Cukai Cegah Rokok Ilegal Bareng Pemkot Blitar

15 September 2021, 15: 52: 36 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Bea Cukai Cegah Rokok Ilegal Bareng Pemkot Blitar

SANANWETAN, Radar Blitar - Sampai kini sejumlah pabrik rokok di Kota Blitar termasuk dalam kategori aman. Pasalnya, rata-rata telah mengantongi izin dari pihak Bea Cukai Blitar. Kendati demikian, sosialiasasi maupun pengawasan tetap dilakukan untuk mencegah peredaran rokok ilegal bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.

Kepala Seksi (Kasi) Penindakan dan Penyidikan KPPBC-TMP C Blitar M. Ayub Yanuar mengatakan, selama ini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak untuk menggempur keberadaan rokok ilegal. Termasuk dengan mengandeng Pemkot Blitar. Sebab, Kota Blitar juga memiliki sejumlah pabrik rokok.

"Kerja sama dengan setiap pemda (pemerintah daerah, Red) sudah kami lakukan. Termasuk dengan Pemkot Blitar. Semangat bersama-sama untuk menggempur rokok ilegal," ujarnya.

Baca juga: Cara Mudah, Mengontrol Rumah Dari Mana Saja dengan IndiHome Smart

Dia menyebutkan, sejumlah pabrik rokok di Kota Blitar masuk dalam kategori aman. Artinya, pabrik rokok tersebut telah mengantongi izin usaha terkait produksi rokok. Artinya, pabrik rokok ini telah melengkapi pita cukai pada setiap rokok produksinya. Jadi, sejumlah pabrik rokok itu termasuk produsen yang legal.

"Pabrik rokok yang ada di Kota Blitar sudah aman karena sudah memproduksi rokok sesuai aturan yang berlaku. Termasuk legal," terangnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan maupun monitoring sejumlah pabrik rokok tersebut. Hal itu dilakukan untuk memberikan dukungan bagi para produsen rokok legal. Selain itu, juga sebagai upaya untuk mencegah terjadinya produksi rokok yang di luar ketentuan.

"Pengawasan dan monitoring tetap akan dilakukan agar tidak ada penyelewangan izin produksi rokok," tegasnya.

Menurut dia, pengawasan hingga monitoring dilakukan secara rutin di setiap daerah. Termasuk di pabrik rokok maupun warung-warung dan kelontong di Kota Blitar. Sebab, tak menutup kemungkinan adanya peredaran rokok ilegal di warung maupun toko kelontong.

Lebih lanjut, jelas Ayub, pihaknya juga terus bersinergi dengan Pemkot Blitar untuk berupaya mencegah peredaran rokok ilegal. Sosialisasi kepada masyarakat untuk turut memberantas rokok ilegal kian digencarkan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk berani melaporkan apabila menemukan keberadaan rokok ilegal.

"Pengawasan, sosialisasi, maupun penindakan terus dilakukan untuk memberantas rokok ilegal ini. Untuk itu, sinergi dengan Pemkot Blitar akan terus dilakukan," akunya.

Kepala Satpol PP Kota Blitar Hadi Maskun, melalui Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan dan Perundangan Daerah (Perda) Agus Suherli mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan Bea Cukai Blitar terkait pemberantasan rokok ilegal. Termasuk dengan memberikan informasi apabila menemukan keberadaan rokok ilegal di Kota Blitar. Namun, sejauh ini pihaknya belum menemukan keberadaan rokok ilegal.

"Tentu kami tetap berkoordinasi dengan Bea Cukai Blitar untuk memberantas rokok ilegal sesuai dengan aturan yang berlaku," terangnya.

Menurut dia, upaya pemberantasan rokok ilegal dilakukan untuk meminimalisasi kerugian negara. Sebab, pada umumnya rokok ilegal tidak dilengkapi dengan pita cukai. Untuk itu, perlu adanya pengawasan maupun monitoring terhadap keberadaan rokok ilegal.

"Yang jelas tetap ada pengawasan meskipun belum ada temuan rokok ilegal. Tujuannya sebagai upaya mengurangi kerugian negara," pungkasnya. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news