Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Membakar Sampah Sembarangan, Api Bisa Merembet dan Asap Ganggu Warga

V
Penulis: Vidya Sajar Fitri❯
Dampak membakar sampah sembarangan meliputi risiko kebakaran, kerugian material, polusi udara, dan gangguan kesehatan warga.(ILUSTRASI AI)
Dampak membakar sampah sembarangan meliputi risiko kebakaran, kerugian material, polusi udara, dan gangguan kesehatan warga.(ILUSTRASI AI)

Advertisement

RADAR TULUNGAGUNG – Dampak membakar sampah sembarangan tidak hanya berupa asap yang mengganggu lingkungan.

Api dari tumpukan sampah juga dapat merembet ke benda di sekitarnya, terutama material mudah terbakar seperti kayu, daun kering, kandang, hingga bangunan. 

Dampak membakar sampah sembarangan menjadi perhatian karena aktivitas tersebut sering dianggap sebagai cara cepat untuk mengurangi tumpukan sampah di rumah.

Advertisement

Padahal, api yang ditinggalkan tanpa pengawasan dapat berubah menjadi kebakaran dan menimbulkan kerugian material.

Dampak membakar sampah sembarangan juga berkaitan dengan kualitas udara. Pembakaran terbuka menghasilkan partikel dan berbagai polutan yang dapat terhirup warga di sekitar lokasi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut pembakaran sampah secara terbuka sebagai salah satu sumber pencemaran udara dan paparan polutannya dapat berdampak terhadap kesehatan.

Api Kecil Bisa Merembet ke Material di Sekitar

Risiko kebakaran menjadi salah satu dampak yang paling mudah terlihat. Tumpukan sampah yang terbakar dapat menghasilkan bara yang bertahan cukup lama, terlebih jika masih terdapat material kering di dalamnya.

Kondisi seperti itu terjadi dalam kebakaran di Desa Ngunut, Tulungagung. Pembakaran sampah yang dilakukan sejak pagi ditinggalkan ketika api masih menyala. Api kemudian merembet dan menyambar tumpukan kayu serta kandang di sekitar lokasi.

Kobaran api akhirnya membesar hingga warga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Dua armada pemadam dan satu tangki suplai dikerahkan untuk menangani kebakaran.

Petugas tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pembasahan untuk memastikan bara yang tersisa tidak kembali menyala. Penanganan selesai sekitar pukul 12.50 WIB.

Advertisement

Artikel Terkait

SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Bidik Juara Bahlil Mini Soccer 2026, Siap Tampil Maksimal

SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Bidik Juara Bahlil Mini Soccer 2026, Siap Tampil Maksimal

SMKN 3 Boyolangu membidik juara Bahlil Mini Soccer 2026. Tim siap tampil maksimal dengan mengedepankan sportivitas dan kekompakan.

Atap SDN 3 Wonorejo Tulungagung Ambruk, Belasan Siswa Terpaksa Belajar di Tenda

Atap SDN 3 Wonorejo Tulungagung Ambruk, Belasan Siswa Terpaksa Belajar di Tenda

Atap SDN 3 Wonorejo ambruk dan membuat 10–15 siswa belajar di tenda darurat. Disdik menyiapkan opsi ruang belajar pengganti.

Plt Bupati Tulungagung Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Bali

Plt Bupati Tulungagung Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Bali

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Bali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer