RADAR TULUNGAGUNG - Saat siang hari tentu kita sering memandang langit yang berwarna biru.
Namun saat sore menjelang, langit biru berubah menjadi oranye, merah, bahkan ungu saat senja yang indah dipandang mata.
Ternyata fenomena perubahan warna ini terlihat indah, namun ada penjelasan ilmiah di baliknya. Mari kita bongkar misterinya!
Baca Juga: Cermati Kode Khas Emak-emak Tulungagung, dari Nada sampai Tatapan Mata
1. Mengapa Langit Tampak Biru di Siang Hari?
Warna biru pada langit disebabkan oleh fenomena yang disebut Rayleigh Scattering.
Saat sinar matahari masuk ke atmosfer bumi, cahaya dengan panjang gelombang pendek (biru) lebih mudah dipantulkan ke segala arah oleh molekul udara dibandingkan warna lain.
Itulah sebabnya mata kita melihat langit didominasi warna biru.
2. Mengapa Langit Berubah Warna Saat Senja?
Saat matahari mulai terbenam, posisi sinarnya menjadi lebih rendah. Cahaya harus melewati atmosfer yang lebih tebal.
Akibatnya, cahaya biru tersebar habis, dan cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti oranye, merah, dan kuning yang lebih dominan terlihat.
Baca Juga: Puncak Jowin Tulungagung: Negeri di Atas Awan yang Bikin Kamu Lupa Pulang!
3. Warna Indah Tergantung Kondisi Udara
Tidak semua senja berwarna sama. Kadang lebih merah, kadang oranye keemasan, bahkan ungu. Hal ini dipengaruhi oleh partikel di udara seperti debu, asap, atau polusi.
Semakin banyak partikel, semakin dramatis warna senja yang muncul.
4. Fenomena Senja di Berbagai Belahan Dunia
Di daerah pegunungan atau pantai, senja sering terlihat lebih menakjubkan karena udara lebih bersih sehingga cahaya bisa menghasilkan gradasi warna yang indah. Tidak heran banyak orang rela berburu sunset di tempat-tempat ikonik.
Baca Juga: Tidak Memiliki Bola Mata, Fakta Unik Burung Hantu Si Pemburu Ulung di Malam Hari
Langit biru di siang hari dan berubah warna saat senja bukanlah misteri gaib, melainkan keajaiban alam yang dijelaskan oleh ilmu fisika. Meski begitu, keindahannya tetap membuat kita kagum setiap hari.
Jadi, jangan lupa luangkan waktu sejenak untuk menikmati birunya langit siang dan hangatnya senja. ****
Editor : Dharaka R. Perdana