RADAR TULUNGAGUNG - Petani dan peternak sering kali dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat.
Profesi ini kerap dianggap kuno, kurang bergengsi, bahkan identik dengan kemiskinan. Padahal, tanpa kehadiran petani dan peternak, roda kehidupan manusia tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
Jangan pernah menganggap remeh seorang petani dan peternak, karena dari tangan merekalah kebutuhan dan ketahanan pangan bangsa terpenuhi.
Petani dan Peternak Penopang Ketahanan Pangan
Peran petani dan peternak sangat vital dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Petani bertanggung jawab menghasilkan padi, sayur, buah, dan berbagai komoditas pangan lainnya.
Sementara itu, peternak menyediakan sumber protein hewani seperti daging, telur, dan susu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan masyarakat.
Tanpa kerja keras mereka, harga bahan pangan bisa melonjak tajam dan menyebabkan krisis pangan. Inilah alasan mengapa petani dan peternak seharusnya mendapat penghargaan lebih dari sekadar ucapan terima kasih.
Pekerjaan Berat dengan Risiko Tinggi
Menjadi petani dan peternak bukanlah pekerjaan yang mudah. Mereka harus menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan cuaca ekstrem, serangan hama, fluktuasi harga pasar, hingga keterbatasan modal.
Petani bekerja dari pagi hingga sore di bawah terik matahari, sementara peternak harus siaga merawat hewan ternak setiap hari tanpa mengenal libur.
Namun di balik kerja keras tersebut, hasil yang diperoleh sering kali tidak sebanding. Kondisi inilah yang membuat profesi petani dan peternak sering kali kurang diminati oleh generasi muda.
Jangan Remeh, Banyak Petani dan Peternak yang Sukses
Anggapan bahwa petani dan peternak identik dengan kemiskinan tidak sepenuhnya benar. Saat ini, banyak petani dan peternak sukses yang mampu meraih pendapatan besar dengan menerapkan teknologi modern, sistem pertanian organik, hingga pemasaran digital.
Dengan manajemen yang baik, petani dan peternak dapat menjadi pengusaha tangguh. Bahkan, sektor pertanian dan peternakan terbukti tetap bertahan saat sektor lain melemah, termasuk ketika terjadi krisis ekonomi.
Baca Juga: Dirut Agrinas Mengundurkan Diri, Sampaikan Permintaan Maaf kepada Presiden dan Petani
Peran Petani dan Peternak bagi Ekonomi Nasional
Selain menjaga ketersediaan pangan, petani dan peternak juga berperan besar dalam menggerakkan perekonomian. Sektor pertanian dan peternakan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama di pedesaan. Hal ini membantu mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kontribusi petani dan peternak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya profesi ini mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih serius.
Menghargai Petani dan Peternak Dimulai dari Hal Sederhana
Menghargai petani dan peternak bisa dimulai dari hal sederhana, seperti tidak meremehkan pekerjaan mereka, membeli produk lokal, dan tidak menyia-nyiakan makanan.
Kesadaran ini penting agar masyarakat memahami bahwa setiap butir nasi dan setiap lauk di meja makan berasal dari kerja keras yang panjang.
Baca Juga: Harga Kambing Etawa Juara: Investasi Menggiurkan di Dunia Peternakan
Edukasi kepada generasi muda juga sangat penting agar mereka melihat pertanian dan peternakan sebagai sektor yang menjanjikan dan bermartabat.
Jangan dianggap remeh seorang petani dan peternak, karena merekalah pahlawan pangan yang sesungguhnya.
Tanpa mereka, kehidupan sehari-hari akan lumpuh. Sudah saatnya masyarakat memberikan penghargaan yang layak dan mengubah cara pandang terhadap profesi petani dan peternak.
Dengan dukungan teknologi, kebijakan yang tepat, serta apresiasi dari masyarakat, petani dan peternak Indonesia dapat menjadi tulang punggung bangsa yang kuat dan mandiri. ****
Editor : Dharaka R. Perdana