RADAR TULUNGAGUNG - Malang bukan hanya dikenal sebagai kota pendidikan dan wisata, tetapi juga memiliki sejarah panjang dalam dunia transportasi darat.
Sejak era 1970-an hingga awal 2000-an, Malang melahirkan banyak perusahaan otobus (PO) legendaris yang mewarnai jalur-jalur strategis di Jawa Timur hingga lintas provinsi.
Mulai dari bus malam, bus patas, hingga AKDP ekonomi, berikut adalah 14 bus legendaris asal Malang yang namanya masih dikenang hingga kini.
1. PO Dana Dasih
PO Dana Dasih merupakan salah satu pionir layanan bus patas Jawa Timur di akhir 1980-an.
Melayani trayek penting Surabaya–Malang PP, Dana Dasih dikenal menggunakan sasis Hino bermesin depan dengan balutan body kapsul yang tergolong mewah pada masanya.
Bus patas sendiri merupakan layanan nonekonomi dengan standar AC, kursi setengah reclining, dan pemberhentian terbatas.
Hingga era modern, PO Dana Dasih terus beradaptasi dengan memperbarui armada, termasuk penggunaan sasis Mercedes-Benz OH.
2. PO Laksana Anda
Berbasis di Malang, PO Laksana Anda turut menjadi bagian dari gelombang awal bus patas Jawa Timur.
Bersama PO Havana dan Kalisari, perusahaan ini meramaikan jalur Surabaya–Malang pada akhir 1980-an.
Meski dokumentasi armadanya terbatas, Laksana Anda dikenal menggunakan sasis Hino dan Mercedes-Benz yang umum dipakai bus patas kala itu.
Baca Juga: Alasan Kenapa Bisnis PO Bus Terus Berkembang hingga Jadi Nadi Ekonomi ?
3. NV Adam Malang
NV Adam Malang adalah PO legendaris yang terkenal dengan layanan bus malam. Awalnya mengoperasikan armada Chevrolet Lotmaster berkaroseri kayu pada akhir 1940-an, PO ini kemudian beralih ke Mercedes-Benz OF 1113 berbody Morodadi.
Trayek andalannya meliputi Malang–Semarang, Surabaya–Malang–Blitar, hingga Surabaya–Semarang. NV Adam berhenti beroperasi pada pertengahan 1980-an, namun namanya tetap hidup di ingatan penggemar bus klasik.
4. PO Adam
Berbeda dengan NV Adam Semarang, PO Adam Malang juga meninggalkan jejak kuat di jalur Jawa Tengah–Jawa Timur.
Armadanya dikenal tangguh dan nyaman, menjadi simbol bus malam era keemasan sebelum akhirnya tersisih oleh perubahan zaman.
5. PO Agung Express
Dekade 1970–1980-an adalah masa kejayaan bus malam, dan Agung Express termasuk yang paling disegani.
Dengan armada Mercedes-Benz berbody Morodadi, Malindo, hingga Rahayu Santosa, PO ini melayani jalur Magelang–Jogja–Solo–Madiun–Surabaya–Malang.
Meski kini tak lagi beroperasi, Agung Express masih dikenang sebagai simbol kemewahan bus malam masa lalu.
6. PO Pertiwi
Berbasis di Lawang, Malang, PO Pertiwi melayani trayek panjang dari Surabaya hingga Dampit PP.
Bus ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Malang Raya selama bertahun-tahun, terutama di jalur AKDP.
7. PO Puspa Indah
Puspa Indah adalah “raja jalur kelokan” Malang–Ngoro–Kediri/Jombang. Dengan bus medium dan gaya sopir yang agresif namun piawai, PO ini dicintai penumpang selama lebih dari 30 tahun.
Persaingan sengit dengan PO Hasti dan kemudian PO Bagong akhirnya membuat Puspa Indah menyerah dan menjual seluruh armadanya.
8. PO Malang Indah
Didirikan pada 1975, PO Malang Indah dikenal sebagai bus malam yang aman dan terpercaya.
Hingga kini, perusahaan ini masih eksis melayani rute Malang–Denpasar, Blitar, dan Kepanjen, dengan kelas layanan dari ekonomi hingga eksekutif lengkap dengan fasilitas modern.
9. PO Restu Panda
Didirikan pada 1985, Restu Panda mengalami transformasi citra lewat livery bergambar panda yang ikonik.
Dari bus AKDP hingga AKAP, PO ini kini dikenal dengan armada modern Jetbus dan layanan digital, menjadikannya salah satu PO Malang yang sukses bertahan dan berkembang.
10. PO Medali Mas
Berawal dari satu unit truk dan bus bekas, PO Medali Mas tumbuh menjadi perusahaan besar di bidang transportasi.
Didirikan secara resmi pada 1976, PO ini melayani rute Malang–Surabaya–Magetan hingga AKAP Malang–Denpasar dan Malang–Jakarta. Filosofi “medali emas” menjadi semangat mereka dalam memberikan layanan terbaik.
11. PO Tentrem
Awalnya hanya bengkel perbaikan bus, Tentrem berkembang menjadi PO sekaligus karoseri besar nasional.
Sejak 1978, PO Tentrem menguasai jalur AKDP Jawa Timur dan berperan penting dalam perkembangan industri karoseri Indonesia.
12. PO Pelita Mas
Didirikan pada 1975, PO Pelita Mas dikenal kuat di layanan patas Jawa Timur. Dengan prinsip kejujuran dan keyakinan yang diwariskan lintas generasi, PO ini masih bertahan hingga kini dan menjadi salah satu simbol konsistensi PO keluarga asal Malang.
13. PO Bagong
PO Bagong berdiri pada 1994 dan berkembang pesat, terutama setelah masuk ke sektor transportasi pertambangan.
Armada 4x4 khusus tambang menjadi ciri khasnya. Dari garasi kecil di Malang, Bagong menjelma menjadi pemain nasional di sektor transportasi.
Baca Juga: Full Nyaman, Inilah Fasilitas Bus DAMRI Trayek Malang-Pantai Sendang Biru
Saat ini PO Bagong bisa dikatakan menjadi raja AKDP di Jawa Timur, karena mengisi cukup banyak trayek dari wilayah barat hingga timur.
Bahkan juga memiliki trayek ke Jabodetabek dengan menggunakan nama M-Trans.
14. PO Zena
Didirikan pada 2003, PO Zena menjadi pemain relatif “baru” dibanding lainnya, namun langsung mencuri perhatian dengan armada besar dan layanan beragam, mulai dari AKDP hingga bus malam eksekutif.
Didukung karoseri Adiputro, Tentrem, dan New Armada, Zena sempat menjadi primadona sebelum akhirnya tinggal kenangan.
Ke-14 bus legendaris asal Malang ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari sejarah dan denyut kehidupan masyarakat Jawa Timur.
Dari era bus jadul, bus malam klasik, hingga patas AC, semuanya menjadi saksi perkembangan zaman.
Meski sebagian besar kini tinggal kenangan, nama-nama mereka tetap hidup dalam cerita, foto, dan nostalgia para penggemar bus Indonesia. ****
Editor : Dharaka R. Perdana