Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

BMKG Rilis Peringatan Cuaca Ekstrem 3 Maret 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Puluhan Wilayah

Ingge Nayla Ayu Karina • Kamis, 5 Maret 2026 | 17:10 WIB

BMKG rilis peringatan cuaca ekstrem 3 Maret 2026, hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di banyak wilayah Indonesia.
BMKG rilis peringatan cuaca ekstrem 3 Maret 2026, hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di banyak wilayah Indonesia.

 

RADAR TULUNGAGUNG - BMKG kembali mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem 3 Maret 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat, bahkan sangat lebat, yang berpotensi disertai angin kencang.

Baca Juga: Update Cuaca BMKG 5 Maret 2026: Bibit Siklon 90S Muncul di Selatan Jawa Timur, Hujan Lebat Diprediksi Guyur Banyak Wilayah

Peringatan cuaca ekstrem 3 Maret 2026 ini dirilis berdasarkan pembaruan data dari laman resmi BMKG pada Senin, 2 Maret 2026 pukul 17.12 WITA. Masyarakat diminta mengecek apakah daerahnya masuk dalam daftar wilayah terdampak dan meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

 

BMKG menegaskan bahwa dinamika atmosfer yang tidak stabil berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai daerah. Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga terpantau di sejumlah provinsi.

 

Wilayah Hujan Sedang hingga Lebat

 

Berdasarkan daftar resmi BMKG, wilayah dengan potensi hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, serta sejumlah provinsi di Sumatera lainnya seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

 

Di wilayah Kalimantan, hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

 

Sementara itu, wilayah timur Indonesia yang masuk kategori ini antara lain Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.

 

Hujan dengan intensitas tersebut berpotensi menyebabkan genangan di kawasan perkotaan serta meningkatkan debit air di daerah aliran sungai.

 

Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jawa dan Nusa Tenggara

 

BMKG juga mencatat sejumlah wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Daerah tersebut meliputi Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

 

Selain Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Sulawesi Selatan juga masuk dalam kategori waspada hujan lebat hingga sangat lebat.

 

Intensitas hujan tinggi dalam durasi singkat berisiko memicu banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas masyarakat. Wilayah dengan kontur perbukitan dan sistem drainase kurang optimal perlu meningkatkan kesiapsiagaan.

 

Daftar Wilayah Berpotensi Angin Kencang

 

Selain hujan lebat, BMKG turut mengingatkan potensi angin kencang di sejumlah wilayah. Daerah yang perlu mewaspadai angin kencang antara lain Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.

 

Kemudian Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara juga masuk dalam daftar peringatan angin kencang.

 

Angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang, baliho roboh, hingga kerusakan pada bangunan yang sudah rapuh. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras disertai angin.

 

Imbauan Resmi BMKG

 

Dalam peringatan cuaca ekstrem 3 Maret 2026, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga: Anggaran BNPB Dipangkas, Peringatan Cuaca Ekstrem BMKG Makin Nyata, Risiko Banjir dan Longsor Dikhawatirkan Meningkat

Cuaca ekstrem berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas harian maupun kelancaran transportasi.

 

BMKG meminta masyarakat menjauhi wilayah terbuka saat terjadi hujan disertai petir dan angin kencang. Selain itu, warga diminta tidak berada di dekat pohon besar, bangunan tua, atau infrastruktur yang sudah rapuh.

 

Untuk memperoleh informasi terkini, masyarakat dapat memantau kanal resmi BMKG melalui situs bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, serta aplikasi Info BMKG.

 

Dengan meningkatnya potensi hujan lebat dan angin kencang di berbagai wilayah, kewaspadaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko. BMKG memastikan pembaruan informasi cuaca akan terus disampaikan sesuai perkembangan kondisi atmosfer terbaru.

 

Masyarakat diharapkan tetap tenang, siaga, serta memahami langkah evakuasi apabila kondisi darurat terjadi di wilayah masing-masing.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#bmkg #hujan lebat #angin kencang #cuaca ekstrem 3 Maret 2026 #Peringatan Dini BMKG