Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Baterai Smartphone Cepat Rusak? Ini Penyebabnya Menurut Sains!

N
Penulis: Naufal Shafa Diya❯

 


Advertisement

Pernah merasa baterai smartphone kamu semakin cepat habis meskipun ponsel masih tergolong baru? Jangan khawatir, kamu nggak sendirian.
Pernah merasa baterai smartphone kamu semakin cepat habis meskipun ponsel masih tergolong baru? Jangan khawatir, kamu nggak sendirian.

RADAR TULUNGAGUNG - Pernah merasa baterai smartphone kamu semakin cepat habis meskipun ponsel masih tergolong baru? Jangan khawatir, kamu nggak sendirian.

Faktanya, baterai lithium-ion yang digunakan hampir di semua smartphone memang punya umur pakai terbatas. Namun, ada kebiasaan tertentu dan faktor teknis yang membuat baterai cepat rusak.

1. Umur Pakai Baterai Lithium-Ion Terbatas

Hampir semua smartphone modern menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer. Baterai ini bekerja dengan memindahkan ion litium dari elektroda positif ke negatif saat pengisian, dan sebaliknya saat digunakan.

Advertisement

Namun, setiap siklus pengisian (dari 0 ke 100 persen) akan mengurangi kapasitas baterai. Rata-rata baterai hanya bertahan 300–500 siklus penuh. Setelah itu, kapasitasnya bisa menurun hingga 20–30%.

2. Overcharging dan Panas Berlebih

Salah satu penyebab utama baterai cepat rusak adalah overcharging dan suhu tinggi. Saat kamu mengecas ponsel semalaman, arus listrik terus masuk meskipun baterai sudah penuh.

Proses ini menyebabkan panas berlebih yang mempercepat degradasi material dalam baterai. Suhu ideal baterai ada di kisaran 20°C–30°C. Lebih dari itu, umur baterai akan jauh lebih pendek.

3. Mengisi Baterai Sampai 100 Persen atau Membiarkannya 0 Persen

Banyak orang mengira mengisi baterai penuh hingga 100 persen adalah cara terbaik, padahal justru membuat baterai cepat aus.

Mengisi penuh membuat tegangan dalam baterai tinggi, yang memaksa sel baterai bekerja lebih keras.

Begitu juga membiarkan baterai benar-benar 0 persen hingga mati total akan membuat ion litium sulit kembali stabil. Solusi terbaik dengn menjaga baterai di kisaran 20–80 persen untuk memperpanjang umurnya.

4. Penggunaan Fast Charging Berlebihan

Teknologi fast charging memang praktis, tapi tidak ramah untuk umur baterai jika dipakai terus-menerus. Arus besar saat fast charging membuat baterai lebih cepat panas.

Jika dilakukan setiap hari, degradasi sel baterai akan meningkat. Tipsnya, gunakan fast charging hanya saat darurat dan gunakan charger biasa untuk pemakaian sehari-hari.

5. Aplikasi Latar Belakang dan Kecerahan Tinggi

Banyak aplikasi berjalan di background yang membuat baterai terus mengalirkan daya. Belum lagi kecerahan layar tinggi sehingga konsumsi energi lebih besar, suhu naik, baterai lebih cepat rusak.

Solusinya, optimalkan penggunaan aplikasi dan aktifkan adaptive brightness.

6. Faktor Eksternal: Lingkungan dan Kebiasaan

Menggunakan ponsel sambil dicas membuat baterai dan prosesor panas bersamaan. Bahkan menaruh ponsel di tempat panas, seperti di dashboard mobil.

Baterai smartphone cepat rusak karena sifat alami baterai lithium-ion yang punya umur terbatas, diperparah oleh kebiasaan seperti overcharging, panas berlebih, fast charging berlebihan, dan penggunaan yang tidak efisien.

Dengan memahami penyebabnya dan merawat baterai dengan benar, kamu bisa memperpanjang umur baterai dan menjaga performa smartphone tetap optimal. **** 

Advertisement
Editor : Dharaka R. Perdana
Sumber : DIOLAH

Artikel Terkait

Infinix Hot 60 Pro Plus Cuma 5,95 mm, Harga 2 Jutaan Tanpa Banyak Kompromi

Infinix Hot 60 Pro Plus Cuma 5,95 mm, Harga 2 Jutaan Tanpa Banyak Kompromi

Infinix Hot 60 Pro Plus hadir dengan bodi 5,95 mm, layar AMOLED 144 Hz, kamera 50 MP dan Helio G200 di harga sekitar Rp2,5 juta.

iQOO Z10 Punya Baterai 7.300 mAh, Ternyata Ini Kekurangannya

iQOO Z10 Punya Baterai 7.300 mAh, Ternyata Ini Kekurangannya

iQOO Z10 membawa baterai 7.300 mAh dan charger 90W. Simak hasil pengujian, performa, kamera, serta kekurangannya.

Realme C100 Dipakai 2 Bulan, Baterai 8.000 mAh Bikin Lupa Charger

Realme C100 Dipakai 2 Bulan, Baterai 8.000 mAh Bikin Lupa Charger

Realme C100 diuji selama dua bulan dengan baterai 8.000 mAh. Simak pengalaman penggunaan, kamera, layar, performa, dan kekurangannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer