Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

iPhone 17e Dibanderol Rp9 Jutaan, Masih 60 Hz tapi Justru Disebut Upgrade Cerdas

M
iPhone 17e hadir dengan chip A19, kamera 48 MP, MagSafe dan storage 256 GB. Meski masih 60 Hz, ponsel ini disebut upgrade cerdas. (Youtube. com)
iPhone 17e hadir dengan chip A19, kamera 48 MP, MagSafe dan storage 256 GB. Meski masih 60 Hz, ponsel ini disebut upgrade cerdas. (Youtube. com)

Advertisement

JAKARTA - iPhone 17e menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa harus membeli iPhone flagship. Dibanderol mulai 599 dolar AS atau sekitar Rp9 jutaan, iPhone 17e membawa chip A19, kamera 48 MP, MagSafe, serta penyimpanan awal 256 GB.

iPhone 17e memang masih menyimpan sejumlah fitur yang dianggap ketinggalan zaman. Layar 6,1 inci ponsel ini tetap memiliki refresh rate 60 Hz dan notch, bukan Dynamic Island seperti iPhone 17.

Namun, iPhone 17e tidak dirancang sebagai pesaing langsung iPhone 17 atau model Pro. Ponsel ini diposisikan sebagai pintu masuk yang lebih murah ke ekosistem Apple dengan tetap mempertahankan fitur inti dan performa yang kuat.

Desain Lama, tetapi Lebih Tahan Gores

Secara tampilan, iPhone 17e masih sangat mirip dengan iPhone 16e yang menggunakan desain turunan iPhone 14. Dimensinya tidak berubah, dengan bagian belakang kaca matte dan rangka aluminium.

Advertisement

Apple menghadirkan warna baru Soft Pink untuk membedakannya dari generasi sebelumnya. Warna tersebut memiliki nuansa merah muda yang sangat pucat sehingga sekilas terlihat mendekati putih.

Peningkatan yang tidak langsung terlihat berada pada bagian layar. Apple menggunakan Ceramic Shield 2 yang diklaim lebih tahan terhadap goresan dibandingkan Ceramic Shield generasi sebelumnya.

Untuk ponsel yang ditempatkan sebagai model lebih terjangkau, penggunaan material tersebut menjadi nilai tambah. Pengguna juga tetap mendapatkan perangkat dengan konstruksi yang solid.

Layar 60 Hz Masih Jadi Kompromi

iPhone 17e memiliki layar Super Retina XDR OLED berukuran 6,1 inci dengan resolusi 2532 x 1170 piksel. Panel tersebut menawarkan kualitas warna dan tampilan yang baik.

Namun, refresh rate masih dibatasi pada 60 Hz. Notch juga tetap dipertahankan sehingga iPhone 17e belum mendapatkan Dynamic Island.

Ketiadaan dua fitur tersebut memang menjadi bahan kritik. Meski demikian, penggunaan 60 Hz dianggap masih dapat diterima karena ponsel ini ditawarkan dengan harga jauh lebih rendah dibandingkan model flagship.

Advertisement
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : JSL Review

Artikel Terkait

iPhone 17e Dibanderol 599 Dolar AS, Murah untuk Apple tapi Ada Satu Hal Bikin Kesal

iPhone 17e Dibanderol 599 Dolar AS, Murah untuk Apple tapi Ada Satu Hal Bikin Kesal

iPhone 17e hadir dengan harga 599 dolar AS, chip A19, kamera 48 MP, storage 256 GB dan MagSafe. Namun, layar 60 Hz masih jadi kompromi.

iPhone 17e Jadi iPhone Termurah Apple, Speknya Menarik tapi Ada 5 Kekurangan

iPhone 17e Jadi iPhone Termurah Apple, Speknya Menarik tapi Ada 5 Kekurangan

iPhone 17e jadi iPhone termurah Apple dengan chip A19 dan storage 256 GB. Namun, ada sejumlah fitur penting yang harus dikorbankan.

iPhone 17e Dipakai 7 Hari, Ternyata Ada 5 Kekurangan yang Bikin Kepikiran

iPhone 17e Dipakai 7 Hari, Ternyata Ada 5 Kekurangan yang Bikin Kepikiran

iPhone 17e diuji selama 7 hari. Baterai awet dan performa kencang, tetapi kamera ultra wide dan Dynamic Island absen. Simak hasil lengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer