MacBook Neo Bawa Chip A18 Pro, Harga Murah tapi Performa Bikin Kaget

JAKARTA - MacBook Neo menjadi gebrakan Apple di kelas laptop entry level. Menggunakan chip A18 Pro dari iPhone 16 Pro, MacBook Neo menawarkan performa kencang dengan desain premium, meski sejumlah fitur harus dipangkas.
MacBook Neo hadir sebagai laptop murah Apple yang berbeda dari produk sebelumnya. Untuk pertama kalinya, Apple menggunakan chipset ponsel pada perangkat MacBook. Hasilnya cukup mengejutkan karena performanya masih mampu menangani berbagai pekerjaan harian.
Dalam pengujian, MacBook Neo mampu menjalankan multitasking, browsing, pengolahan dokumen, Lightroom, Photoshop, CapCut, hingga Final Cut Pro. Namun, laptop ini bukan ditujukan untuk pekerjaan profesional yang membutuhkan performa berat terus-menerus.
Baca Juga: Asus TUF Gaming A14 Resmi di Indonesia, Laptop RTX 4060 Tipis 1,46 Kg
Desain Ringkas dan Tetap Premium
MacBook Neo hadir dengan desain yang lebih santai dibandingkan MacBook Air maupun MacBook Pro. Sudut bodinya dibuat lebih melengkung, sementara Apple menawarkan warna yang lebih berani seperti pink, kuning, silver, dan indigo.
Varian indigo yang diuji memberikan kesan premium. Bodinya juga tetap ringkas dan ringan untuk laptop 13 inci. Bobotnya berada di kisaran 1,2 kilogram sehingga masih nyaman dibawa bepergian.
Apple memberikan charger USB-C 20 watt dalam paket penjualan. Namun, MacBook Neo disebut mampu menerima daya hingga 30 watt menggunakan charger yang lebih kuat.
Penghematan paling terlihat pada sektor konektivitas. MacBook Neo hanya mempunyai dua port USB-C dan keduanya memiliki kemampuan berbeda. Salah satunya mendukung USB 3, sedangkan lainnya hanya USB 2.
Laptop ini juga tidak memiliki Thunderbolt, HDMI, maupun slot SD card. Karena itu, pengguna yang membutuhkan banyak perangkat eksternal kemungkinan harus menggunakan dongle tambahan.
Layar Bagus, tetapi Ada Kompromi
MacBook Neo memiliki layar Liquid Retina dengan resolusi tinggi. Kualitas tampilannya tetap nyaman untuk menonton video, mengolah foto, maupun penggunaan harian.
Namun, cakupan warna layar tidak seluas MacBook Air atau MacBook Pro. MacBook Neo menggunakan sRGB, sementara model yang lebih tinggi sudah mendukung P3.



