Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Xiaomi 17T Pro Disebut Tak Lagi Segarang Flagship Killer, Ini Alasannya

M
Xiaomi 17T Pro menawarkan Dimensity 9500, baterai 7.000 mAh dan kamera Leica, tetapi dinilai belum cukup kuat menjadi flagship killer.(pinterest)
Xiaomi 17T Pro menawarkan Dimensity 9500, baterai 7.000 mAh dan kamera Leica, tetapi dinilai belum cukup kuat menjadi flagship killer.(pinterest)

Advertisement

JAKARTA - Xiaomi 17T Pro kembali membawa sejumlah spesifikasi kelas atas, tetapi kali ini statusnya sebagai flagship killer dinilai tidak sekuat generasi sebelumnya. Reviewer David menilai ponsel tersebut memang menawarkan performa tinggi, baterai besar, pengisian cepat, kamera Leica, dan wireless charging, tetapi masih memiliki sejumlah batasan yang membuatnya belum mampu benar-benar menandingi flagship.

Xiaomi 17T Pro hadir dengan layar 6,83 inci ber-refresh rate hingga 144Hz dan chipset Dimensity 9500. Kapasitas baterainya mencapai 7.000 mAh dengan dukungan pengisian kabel 100 watt serta wireless charging hingga 50 watt.

Untuk varian yang diuji, perangkat membawa RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Harganya disebut mengalami kenaikan dibandingkan generasi sebelumnya, mengikuti tren kenaikan harga ponsel pada 2026.

Advertisement

Reviewer menilai kondisi tersebut membuat Xiaomi 17T Pro tidak lagi menawarkan kesenjangan harga sebesar generasi T Pro terdahulu. Seri ini sebelumnya dikenal mampu memberikan sebagian besar pengalaman flagship dengan harga jauh lebih rendah.

Dari sisi desain, perubahan Xiaomi 17T Pro dibandingkan Xiaomi 15T Pro dinilai tidak terlalu besar. Frame kamera dibuat dengan bentuk yang lebih tegas, sementara material bodi tetap menggunakan frame metal dan bagian belakang berbahan kaca.

Xiaomi juga mempertahankan sertifikasi IP68, NFC, IR blaster, stereo speaker, dual nano SIM, serta wireless charging. Namun, satu bagian yang menjadi sorotan adalah port USB-C yang masih menggunakan USB 2.0.

Advertisement

Menurut reviewer, penggunaan USB 2.0 menjadi salah satu kelemahan karena perangkat dengan positioning mendekati flagship seharusnya memiliki konektivitas lebih cepat dan mendukung fitur seperti display out.

Performa Tinggi, tetapi Ada Batasnya

Dimensity 9500 menjadi salah satu senjata utama Xiaomi 17T Pro. Dalam pengujian yang disebutkan, perangkat tersebut mampu memperoleh skor AnTuTu sekitar 3,5 juta.

Untuk bermain game, performanya juga tergolong tinggi. Mobile Legends dapat berjalan hingga 120 FPS, meski layar perangkat sudah mendukung 144Hz. Sementara itu, Genshin Impact mampu mendekati 60 FPS dan dinilai cukup nyaman dimainkan.

Reviewer menilai chipset tersebut memang menjadi bagian yang paling mendekati karakter flagship. Namun, Xiaomi 17T Pro masih belum memaksimalkan kemampuan layarnya untuk game dengan frame rate lebih tinggi.

Advertisement

Artikel Terkait

Xiaomi 17T Pro Punya Spek Gahar, tapi Ada Beberapa Fitur yang Dipangkas

Xiaomi 17T Pro Punya Spek Gahar, tapi Ada Beberapa Fitur yang Dipangkas

Xiaomi 17T Pro membawa Dimensity 9500 dan baterai 7.000 mAh, tetapi sejumlah fitur masih menjadi catatan dibandingkan flagship.

Review Xiaomi 17T Pro: Masih Layak Disebut Flagship Killer atau Justru Dikalahkan Flagship Asli di 2026?

Review Xiaomi 17T Pro: Masih Layak Disebut Flagship Killer atau Justru Dikalahkan Flagship Asli di 2026?

Xiaomi 17T Pro hadir dengan Dimensity 9500, kamera Leica, dan baterai 7.000 mAh. Masih layak disebut flagship killer?

Vivo X300 Pro Resmi dengan OriginOS, Bawa Dimensity 9500 dan Kamera 200 MP

Vivo X300 Pro Resmi dengan OriginOS, Bawa Dimensity 9500 dan Kamera 200 MP

Vivo X300 Pro hadir dengan OriginOS, Dimensity 9500, baterai 6.510 mAh dan kamera telefoto 200 MP. Harganya Rp18,999 juta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer