Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiga Minggu Jelang Nataru, 710.694 Tiket Kereta Api Sudah Terjual

D
Penulis: Dharaka R. Perdana❯

Kereta api Brantas saat melintas JPL 99 Tambun, Bekasi (TyewongX via Wikipedia)
Kereta api Brantas saat melintas JPL 99 Tambun, Bekasi (TyewongX via Wikipedia)


Advertisement

TULUNGAGUNG - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 (Nataru) , kereta api masih menjadi alat transportasi favorit bagi masyarakat.

Dilansir dari kai.id, hingga Rabu (4/12)jumlah tiket KA JJ dan KA Lokal yang sudah terjual untuk periode masa libur Nataru 2024/2025 yaitu 710.694 tiket.

Angka ini dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI sebanyak 3.572.588.

Dari 710.694 tiket terjual tersebut terdiri dari 703.226 KA JJ atau 25,38 persen dari total jumlah tempat duduk tersedia sebanyak 2.770.864 tiket.

Sedangkan untuk penjualan KA Lokal baru mencapai 7.468 tiket atau 0,93 persen dari total jumlah tempat duduk yang disediakan yaitu 801.724 tiket.

Advertisement

Untuk KA JJ pemesanan tiket sudah dapat dilakukan H-45.

Sedangkan KA Lokal sendiri pemesanannya baru dapat dipesan H-30 sebelum keberangkatan dan ada beberapa juga yang baru dapat dipesan H-7 sebelum keberangkatan.

"Jumlah tersebut masih akan terus berubah dinamis dan bertambah, karena penjualan masih berlangsung. KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia," jelas Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 KAI Group menyediakan total 44.754.280 tempat duduk.

Yang terdiri 3.572.588 penumpang KAI; 35.407.300 penumpang KAI Commuter; 4.142.520 penumpang LRT Jabodebek; 588.304 penumpang LRT Sumsel; 7.416 penumpang KAI Wisata; 487.728 penumpang KAI Bandara; 29.160 KA Makassar-Parepare; dan 519.264 KCIC.

“Adapun total jumlah perjalanan KAI Group yaitu 40.782 KA dengan rincian 7.328 perjalanan KA yang dikelola KAI, 23.204 perjalanan KA yang dikelola KAI Commuter, 1.872 perjalanan KA yang dikelola KAI Bandara, 5.598 perjalanan LRT Jabodebek, 1.772 perjalanan LRT Sumsel, 36 perjalanan yang dikelola KAI Wisata, 108 perjalanan KA Makassar-Parepare serta 864 perjalanan Whoosh yang dikelola KCIC,” papar Anne.

Penjualan tertinggi keseluruhan tiket baik KA JJ dan KA Lokal pada periode sebelum Hari Natal terjadi pada H- 4 (21 Desember 2024) dengan total penjualan 54.670 tiket.

Sementara untuk periode setelah Hari Natal, terjadi pada H+4 (29 Desember 2024) dengan penjualan 51.563 tiket.

“Dengan komitmen untuk keberlanjutan, KAI memastikan setiap inovasi yang dilakukan membawa dampak positif, baik untuk penumpang maupun lingkungan. KAI mengucapkan terima aksih kepada pelanggan kereta api yang ikut serta dalam mendukung hadirnya sistem transportasi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan,” tutup Anne. ***

 

Advertisement
Editor : Dharaka R. Perdana
Sumber : kai.id

Artikel Terkait

Penutupan JPL 225 Desa Gilang Tulungagung Batal, PT KAI Sepakat Tak Pasang Portal dan Tak Persempit Jalan

Penutupan JPL 225 Desa Gilang Tulungagung Batal, PT KAI Sepakat Tak Pasang Portal dan Tak Persempit Jalan

Penutupan perlintasan sebidang kereta api JPL 225 KM 142+446 di Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, akhirnya batal.

Stasiun Tulungagung Saat Arus Balik, Penumpang Tak Seramai Bus, Ternyata Ini Sebabnya

Stasiun Tulungagung Saat Arus Balik, Penumpang Tak Seramai Bus, Ternyata Ini Sebabnya

Stasiun Tulungagung saat arus balik ternyata tak seramai terminal bus. Penumpang masih relatif lengang, sementara Roti O jadi pilihan camilan saat menunggu kereta.

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertemper KA Brawijaya di Rejotangan Tulungagung, Sempat Diperingatkan Petugas sebelum Tertabrak

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertemper KA Brawijaya di Rejotangan Tulungagung, Sempat Diperingatkan Petugas sebelum Tertabrak

Seorang pria tanpa identitas ditemukan tak bernyawa setelah tertemper KA Brawijaya relasi Gambir–Malang di jalur rel Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Selasa (7/7/2026) dini hari.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer