Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dua BUMD Ini Diusulkan Tambahan Anggaran dengan Total Rp24,5 M, Bagian Perekonomian Setda: Itupun Jika Keuangan Daerah Memungkinkan

Henny Surya Akbar Purna Putra • Senin, 20 November 2023 | 14:05 WIB
BUTUH MODAL: Proses pelayanan di SPBU Terminal Surodakan merupakan salah satu usaha PT JET yang nantinya bakal dikucurkan anggaran sebesar Rp 9,5 M.
BUTUH MODAL: Proses pelayanan di SPBU Terminal Surodakan merupakan salah satu usaha PT JET yang nantinya bakal dikucurkan anggaran sebesar Rp 9,5 M.

TRENGGALEK - Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Trenggalek berencana mengusulkan penambahan anggaran untuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Trenggalek.

Rencananya, total anggaran untuk kedua BUMD itu capai Rp24,5 miliar (M) yang bersumber dari APBD.

Sedangkan tujuan penambahan anggaran itu untuk penyertaan modal yang dicairkan menjadi beberapa termin (selama tiga tahun, Red).

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Trenggalek, Rubianto mengatakan, dalam APBD tahun depan (2024) Pemkab Trenggalek mengusulkan suntikan dana Rp 15 M untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jwalita dan Rp 9,5 M untuk PT JET.

Untuk BPR Jwalita, usulan dana Rp 15 M tersebut dibagi dalam tiga tahap yakni tahun 2025 sebesar Rp 5 M, 2026 sebesar Rp 5 M, dan 2027 sebesar Rp 5 M.

Sementara usulan dana atau penyertaan modal untuk PT JET sebesar Rp 9,5 M kemungkinan di tahun 2025.

“Itu pun jika keuangan daerah memungkinkan,” katanya.

Dia menerangkan, yang menjadi alasan perlunya suntikan dana atau penyertaan modal bagi kedua BUMD tersebut adalah karena adanya kebutuhan dari kedua institusi tersebut.

“Jadi untuk BPR Jwalita itu guna menambah modal. Kalau untuk PT JET itu ada tiga jenis, yang pertama untuk peremajaan dispenser,"

"Yang kedua untuk tambahan modal belanja BBM, yang ketiga untuk pembangunan SPBN Prigi jalur lingkar selatan (JLS),” terangnya.

Meski demikian, kata dia, apabila usulan tersebut tidak terealisasi secara penuh oleh DPRD, pihaknya merasa tidak ada masalah.

Alasannya, dia sebagai pembina akan mengarahkan kedua BUMD tersebut agar mengalokasikan dana penyertaan modal pada skala prioritas terlebih dulu.

“Ditunggu saja keputusan dari DPRD, “jelasnya. (tra/c1/jaz)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#PT JET Perseroda #setda #trenggalek #BPR Jwalita #rubianto #pemkab #bumd