TULUNGAGUNG- Ketua Tim Kerja Imunisasi Bayi dan Anak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia, dr Gestrudis Tandy, menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayi, saat berkujung ke Tulungagung.
Dalam kunjungannya ke Tulungagung, dr Gestrudis menegaskan bahwa ASI merupakan kebutuhan mendasar bagi tumbuh kembang dan kesehatan anak.
Dia menyebut pemberian ASI tak kalah penting dari pemberian imunisasi pada anak. Bahkan, ASI menjadi imunisasi alami untuk anak di Tulungagung.
Data statistik menyatakan bahwa di Tulungagung, pemberian imunisasi bayi dan anak sudah sangat baik.
Data terakhir yang dihimpun Kementerian Kesehatan pada tahun 2024, angka imunisasi di Tulungagung sudah mencapai 92 persen.
“ASI adalah imunisasi alami yang sangat penting. Kandungan nutrisi alaminya tidak hanya menunjang pertumbuhan bayi, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit,” ungkap Dr. Gestrudis kepada Radar Tulungagung, Sabtu (5/7/2025).
Dr Gestrudis menekankan, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, dilanjutkan dengan makanan pendamping hingga usia dua tahun merupakan hak anak yang tidak boleh diabaikan.
Menurutnya, ASI bekerja layaknya imunisasi, yaitu meningkatkan kekebalan tubuh secara aktif dan spesifik terhadap penyakit tertentu.
Lebih dari sekadar pemenuhan gizi, ASI juga memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak.
“Kedekatan ini penting untuk perkembangan psikologis anak di masa depan,” jelasnya.
Dia juga mengajak para ibu untuk memahami bahwa memberikan ASI kepada anak bukan hanya tugas, tetapi bentuk kasih sayang dan tanggung jawab terhadap generasi masa depan.
“Kesadaran masyarakat, terutama para ibu tentang pentingnya ASI eksklusif masih harus terus ditingkatkan. Kita harus bersama-sama memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat dan kuat,” tutupnya.
Sekadar diketahui, Kementerian Kesehatan sedang menggelar kunjungan di Kabupaten Tulungagung Sabtu lalu.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang kesehatan yang berfokus pada imunisasi untuk bayi dan anak.(sri/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah