Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jairi Irawan Gencarkan Sosialisasi MP-ASI, Wujud Nyata Partai Golkar Hadir di Tengah Masyarakat Tulungagung

Sandy Sri Yuwana • Selasa, 18 November 2025 | 23:06 WIB

 

Jairi Irawan ketika berfoto bersama masyarakat Tulungagung sesuai melaksanakan sosialisasi
Jairi Irawan ketika berfoto bersama masyarakat Tulungagung sesuai melaksanakan sosialisasi

RADAR TULUNGAGUNG – Suasana hangat pagi di Waroeng Kebon Jambu, Desa Rejoagung, Tulungagung, Selasa (18/11) terasa berbeda. Sejak pukul 08.00, ratusan kader Posyandu dari seluruh desa di Kecamatan Kedungwaru mulai memadati lokasi. Mereka datang dengan antusias, mengikuti kegiatan Reses Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur yang sekaligus merupakan Ketua DPD Golkar Kabupaten Tulungagung, Jairi Irawan, yang kali ini mengambil tajuk Program Sosialisasi MP-ASI untuk Kader Posyandu se-Kecamatan Kedungwaru.

Baca Juga: Langkah Konkret Jairi Irawan Wujudkan Sekolah Aman Bencana di Tulungagung
 
Tidak kurang dari 100 peserta hadir, didampingi empat tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Ada dr. Aris Setiawan dari Kabid Kesmas, Yanies Lucyana Indah dari Nutrisionis Ahli Muda, Laili Kurniasari dari Nutrisionis Penyelia, dan juga Bekti Krisdyana sebagai Nutrisionis Terampil.
Mereka mengisi sesi praktik mengenai cara menyusui yang benar, teknik pemberian MP-ASI, hingga pengenalan gizi seimbang untuk bayi dan balita.
 
Jairi Irawan menjelaskan bahwa reses yang digelar di Tulungagung kali ini tidak hanya sebagai agenda serap aspirasi, tetapi juga sarana edukasi bagi kader Posyandu, ibu hamil, dan ibu yang memiliki batita.
 
Baca Juga: Gebrakan Awal Ketua DPD Golkar Tulungagung, Jairi Irawan Gelar Pelatihan Relawan Pemadam Kebakaran
 
“Reses ini bermaksud menggali persoalan pengasuhan bayi sejak dalam kandungan hingga melewati golden age,” ujar Jairi.
 
Ia menegaskan, pengalaman kunjungannya di sejumlah Posyandu di Kabupaten Kediri menjadi latar belakang pentingnya kegiatan ini.
 
“Setiap desa mencatat angka kelahiran 40–50 bayi per tahun. Di antara kelahiran itu, masih dijumpai bayi yang diindikasikan stunting. Jumlahnya tidak banyak, tetapi ini tetap menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
 
Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Jairi Irawan Nakhoda Baru DPD Partai Golkar Tulungagung
Jairi Irawan ketika memaparkan edukasi untuk masyarakat Tulungagung
Jairi Irawan ketika memaparkan edukasi untuk masyarakat Tulungagung
 
Sebagai Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jatim yang bermitra langsung dengan Dinas Kesehatan, Jairi menyampaikan komitmennya untuk memperluas dan memassifkan pelatihan serupa.
 
“Kami ingin menambah pengetahuan kader Posyandu, ibu hamil, dan ibu muda mengenai gizi bayi, ASI eksklusif, dan persiapan makanan pendamping ASI,” jelasnya.
 
Ia menambahkan, MP-ASI adalah cakupan gizi penting yang harus diperhatikan sejak bayi berusia enam bulan. Bahan makanan, cara mengolah, hingga waktu pemberian harus dipahami dengan benar oleh para kader.
 
Baca Juga: Kasus Keracunan Menu Program Makan Bergizi Gratis Marak di Jawa Timur, Jairi Irawan: Hentikan Sementara SPPG Tak Sesuai SOP
 
Meski data SSGI 2024 menunjukkan prevalensi stunting di Kabupaten Tulungagung berada di angka 13,70%, lebih rendah dari rata-rata Jawa Timur yang mencapai 14,7%. Jairi menegaskan bahwa penurunan prevalensi tetap menjadi target penurunan yang perlu dipacu dalam beberapa tahun mendatang.
 
Program-program sosial seperti pelatihan kader Posyandu, pemberdayaan perempuan, sosialisasi gizi, hingga dukungan pada kegiatan pembangunan di desa, menjadi strategi Jairi untuk memastikan kehadiran Partai Golkar benar-benar dirasakan masyarakat.
 
Baca Juga: Gebrakan Awal Ketua DPD Golkar Tulungagung, Jairi Irawan Gelar Pelatihan Relawan Pemadam Kebakaran
 
Di akhir acara, sesi praktik menyusui dan pembuatan MP-ASI berlangsung interaktif. Para kader Posyandu terlihat antusias bertanya, mencoba praktik langsung, hingga mendiskusikan persoalan yang sering mereka temui di lapangan.
 
Dengan dukungan tenaga kesehatan profesional, reses ini bukan sekadar agenda politik, tetapi momentum nyata meningkatkan kapasitas kader dalam mendampingi tumbuh kembang anak di Tulungagung.
 
Baca Juga: Jairi Irawan dan Hamim Hidayatullah Berebut Kursi Pimpinan DPD Golkar Tulungagung, Saling Klaim Kantongi Syarat Suara Minimal
 
Acara ditutup menjelang siang, dengan harapan bahwa ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di masing-masing Posyandu, serta mampu memperkuat upaya bersama mencegah stunting dan meningkatkan kualitas generasi masa depan. 
Editor : Sandy Sri Yuwana
#reses #golkar #Jairi Irawan #dprd jatim #Tuluangung