RADAR TULUNGAGUNG - Musim penghujan sering hadir dengan cuaca ekstrem, termasuk petir yang bisa muncul secara tiba-tiba.
Meski terlihat indah dari kejauhan, petir memiliki daya listrik yang sangat besar dan bisa membahayakan siapa pun yang berada di area terbuka.
Karena itu, penting untuk memahami penyebab terjadinya petir, bahayanya, serta cara aman menghindarinya.
Apa Itu Petir?
Baca Juga: Berawan Tebal hingga Hujan Petir, Begini Prakiraan Cuaca di Pesisir Selatan Tulungagung Hari Ini
Petir adalah kilatan listrik besar yang terjadi akibat perbedaan muatan listrik antara awan dengan bumi atau antara awan dengan awan. Ketika muatan tersebut bertemu, muncullah energi listrik besar yang tampak sebagai cahaya dan disertai suara menggelegar yang kita kenal sebagai guntur.
Fenomena ini terjadi terutama pada awan cumulonimbus, yaitu awan besar yang sering muncul saat hujan lebat.
Kenapa Kita Harus Waspada Petir?
Petir dapat membahayakan manusia karena kekuatan energinya sangat tinggi. Dampaknya bisa meliputi:
1. Membakar Peralatan Elektronik
Sambaran petir bisa merusak perangkat elektronik seperti TV, komputer, atau router jika tidak ada pelindung arus.
2. Kebakaran
Sambaran petir pada bangunan, pohon, atau area kering dapat memicu kebakaran.
3. Bahaya di Area Terbuka
Lapangan, sawah, pantai, hingga tempat tinggi seperti bukit adalah lokasi yang paling rawan terkena petir.
4. Risiko Gangguan Jaringan Listrik
Sambaran petir dapat mengganggu distribusi listrik sehingga menyebabkan pemadaman sementara.
Penyebab Munculnya Petir
Beberapa faktor yang memicu munculnya petir antara lain:
Baca Juga: Ada Reklame Bodong Langsung Copot, Tindak Tegas lewat Aplikasi Si Petir
- Suhu udara panas yang naik secara cepat
- Adanya awan cumulonimbus berwarna gelap
- Ketidakstabilan atmosfer
- Kelembapan tinggi dan angin kuat
- Ketika kondisi ini muncul, peluang terjadinya petir akan semakin besar.
Editor : Dharaka R. Perdana