Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Program Makan Bergizi Gratis di Tulungagung Tetap Berjalan Selama Ramadan, Menu dan Pola Distribusi Disesuaikan

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 20 Februari 2026 | 10:35 WIB
Masyarakat terpantau antusias mendapatkan MBG di Balai Desa Ringinpitu, kemarin (19/2).
Masyarakat terpantau antusias mendapatkan MBG di Balai Desa Ringinpitu, kemarin (19/2).

RADAR TULUNGAGUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tulungagung tetap berjalan selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Hanya saja, terdapat penyesuaian pada menu dan pola distribusi agar tetap sesuai dengan kondisi puasa serta menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Tulungagung, Sebrina Mahardika, memastikan bahwa distribusi kepada penerima manfaat tetap dilakukan seperti biasa.

Namun, ada penyesuaian untuk bulan puasa ini.

Yaitu dengan menyajikan menu berupa "Makanan Kemasan Sehat MBG" yang merupakan menu yang diproduksi atau diolah dan dilakukan pengemasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta didistribusikan dengan menggunakan tote bag yang dikembalikan lagi ke SPPG.

“Pada bulan Ramadan, MBG tetap didistribusikan. Yang membedakan adalah bentuk menunya berupa Makanan Kemasan Sehat MBG yang diproduksi dan dikemas di SPPG,” ujarnya, Rabu (18/2).

Sebrina menjelaskan, seluruh proses produksi hingga pengemasan dilakukan di SPPG dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan.

Mulai dari pengecekan masa kedaluwarsa, kelengkapan izin seperti PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), hingga pemenuhan prinsip gizi seimbang.

Menu yang direkomendasikan selama Ramadan di antaranya telur asin, abon, dendeng sapi kering, buah, serta kurma (opsional).

Selain itu, makanan lokal lainnya tetap diperbolehkan selama memenuhi standar mutu dan keamanan pangan serta sesuai kebutuhan gizi penerima manfaat.

“Kami tidak menganjurkan menu yang cepat basi, terlalu pedas, berpotensi mengganggu pencernaan, serta produk ultra-processed food (UPF),” tegasnya.

Untuk teknis distribusi, jadwal tetap dibagi dua sesi, yakni pukul 08.00–09.00 WIB dan 11.00–12.00 WIB, dengan koordinasi antara SPPG dan penerima manfaat.

Selama Ramadan, distribusi juga diperkenankan dirapel maksimal tiga hari untuk menyesuaikan kebutuhan dan efektivitas penyaluran.

Adapun mekanisme penyaluran dapat dilakukan dengan beberapa alternatif, seperti pengantaran ke titik distribusi (sekolah, posyandu, balai desa), pengambilan langsung di SPPG dengan sistem take-away terjadwal, maupun sistem delivery ke titik yang telah disepakati, seperti kantor RT/RW, balai desa, posyandu, koramil, hingga polsek.

Sebrina menambahkan, seluruh pelaksanaan program tetap mengacu pada arahan dan petunjuk teknis dari BGN.

“Kami pastikan pelayanan tetap optimal selama Ramadan dengan tetap menjaga kualitas, keamanan, dan kecukupan gizi bagi penerima manfaat,” tandasnya.(sri/c1/rka)

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#MBG #ramadan #idul fitri #Makan Bergizi Gratis