Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Di Balik Pertunjukan Barongsai TITD Tjoe Tik Kiong Tulungagung, Pemain Ungkap Tantangan dan Tradisi Sakral di Klenteng

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 20 Februari 2026 | 13:26 WIB

 

Tim kesenian barongsai Klenteng Tulungagung saat beraksi menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2026.(SANDY YUWANA/RADR TULUNGAGUNG)
Tim kesenian barongsai Klenteng Tulungagung saat beraksi menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2026.(SANDY YUWANA/RADR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Pertunjukan barongsai menjadi salah satu yang ditunggu saat perayaan Imlek tiba.

Seperti Tim Barongsai TITD Tjoe Tik Kiong Tulungagung yang mendapat kesempatan unjuk kebolehan.

Malam Imlek pada Senin (16/2) lalu itu terasa lebih hidup. Tim barongsai kelenteng setempat turun gelanggang ikut merawat tradisi yang telah mengakar puluhan tahun.

Di balik kepala singa berwarna mencolok, ada para pemuda yang berlatih disiplin, menjaga kekompakan, sekaligus menahan napas di setiap gerakan akrobatik.

Ketua Tim Barongsai TITD Tjoe Tik Kiong Tulungagung, Abdurahman Fauzi, yang akrab disapa Ganang, mengaku sudah bergabung dalam tim kesenian Barongsai Kelenteng Tulungagung sejak 2014.

Lebih dari satu dekade, dia setia menjadi bagian dari denyut kesenian tersebut.

“Main barongsai itu ada sulitnya, tapi juga ada senangnya. Gerakannya juga tergantung tempat dan acaranya,” ujarnya sambil tersenyum selepas tampil.

Menurutnya, setiap pertunjukan punya tantangan berbeda. Ada yang menuntut kekuatan fisik, ada pula yang mengedepankan kelincahan dan ekspresi.

Tahun ini, timnya kembali tampil setelah sempat absen pada perayaan sebelumnya.

“Tahun lalu kami belum bisa tampil, maka bersyukur tahun ini kami bisa mempersembahkan kesenian kembali,” tuturnya.

Bagi Ganang dan kawan-kawan, tampil di dalam kelenteng memiliki kekhususan tersendiri. Bukan sekadar lompat dan atraksi. Ada tata krama yang dijaga.

“Kalau di kelenteng itu tidak asal main barongsai. Dari awal sebelum masuk, kita kasih penghormatan dulu. Di dalam juga penghormatan dulu, setelah itu baru boleh main,” jelasnya.

Berbeda ketika tampil di luar area ibadah. Konsep pertunjukan bisa lebih bebas mengikuti permintaan penyelenggara. Namun, di dalam kelenteng, nilai sakral tetap dijunjung.

Persiapan menuju malam Imlek tahun ini terbilang singkat.

Menurutnya, informasi tampil diterima cukup mendadak sehingga latihan intensif hanya dilakukan sekitar sepekan.

Meski begitu, kekompakan 10 hingga 12 personel yang dimiliki tim tetap mampu menjaga kualitas penampilan.

Di tengah euforia Imlek, tim Barongsai Kelenteng Tulungagung juga terus beregenerasi untuk kelestarian kesenian tersebut.

"Siapa pun yang memiliki niat, minat, dan hobi boleh untuk bergabung demi kelestarian tradisi tetap terjaga," tegasnya.(*/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#imlek #klenteng #barongsai #Tjoe tik kiong