Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Harga Emas Hari Ini Turun Tajam, Antam Ikut Terpengaruh Setelah Logam Mulia Dunia Ambruk Hampir 3%

Anggi Septiani • Minggu, 15 Februari 2026 | 12:20 WIB

Harga Emas Hari Ini Turun Tajam, Antam Ikut Terpengaruh Setelah Logam Mulia Dunia Ambruk Hampir 3%
Harga Emas Hari Ini Turun Tajam, Antam Ikut Terpengaruh Setelah Logam Mulia Dunia Ambruk Hampir 3%
TULUNGAGUNG - Harga emas hari ini mengalami penurunan signifikan setelah logam mulia dunia mencatat koreksi hampir 3% dalam satu hari. Data perdagangan Senin, 27 Oktober 2025, menunjukkan harga emas dunia di pasar Spot ditutup pada level 3.992 per troy ons, turun 2,92% dibandingkan posisi sebelumnya. Koreksi ini menjadi yang terendah sejak 9 Oktober atau hampir tiga pekan terakhir.

Pergerakan intraday bahkan menunjukkan harga emas sempat anjlok hingga 3,4%. Tren penurunan ini menandai minggu yang penuh gejolak, karena sepanjang pekan sebelumnya, harga emas global sempat menembus rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high di atas 4.380 per troy ons. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama, dan logam mulia kini berada dalam fase negatif yang cukup tajam.

Kondisi pasar global ini langsung berdampak pada harga emas domestik, termasuk emas batangan Antam. Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam dibuka turun Rp45.000 dari posisi kemarin, sehingga harga jual per gram tercatat Rp2.282.000. Sementara itu, harga buyback Antam berada di level Rp2.140.000 per gram. Penurunan ini menjadi sinyal bagi investor untuk berhati-hati, terutama mereka yang memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven di tengah volatilitas pasar global.

Harga emas dunia berperan sebagai acuan utama bagi logam mulia di pasar lokal. Koreksi hampir 3% yang terjadi di pasar internasional memicu penyesuaian harga di Indonesia, termasuk Antam. Lonjakan harga pekan lalu yang menembus all-time high sempat memacu minat beli investor, namun pergerakan turun belakangan ini menunjukkan pasar mulai menyesuaikan diri dengan tekanan global.

Analisis para ahli menunjukkan bahwa penurunan emas dunia dipicu oleh kekuatan pasar saham, pergerakan suku bunga global, dan laporan ekonomi penting. Investor internasional menilai logam mulia kurang menarik saat suku bunga diperkirakan stabil atau meningkat, sehingga aliran modal cenderung berpindah ke aset yang memberikan bunga lebih tinggi. Fenomena ini kemudian memengaruhi harga emas lokal yang mengikuti tren global.

Bagi investor di Indonesia, harga emas Antam yang turun bukan hanya persoalan nominal, tetapi juga strategi investasi. Emas batangan dikenal sebagai aset lindung nilai yang aman dari inflasi dan gejolak ekonomi. Namun, fluktuasi harga global menuntut investor lebih cermat dalam menentukan waktu pembelian maupun penjualan.

Investor yang berencana membeli emas hari ini sebaiknya memantau tren pergerakan harga, nilai buyback, serta momentum pasar global. Sementara itu, mereka yang ingin menjual emas Antam atau logam mulia lainnya harus memperhatikan spread harga beli dan jual agar transaksi lebih menguntungkan. Strategi yang tepat dan pemantauan rutin menjadi kunci untuk memaksimalkan keuntungan sekaligus meminimalkan risiko kerugian di tengah volatilitas global.

Para analis memperkirakan harga emas dunia masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam beberapa minggu mendatang, seiring ketidakpastian ekonomi global. Investor disarankan untuk:

Dengan pendekatan ini, setiap langkah investasi emas dapat lebih aman, terukur, dan berpeluang menguntungkan. Fluktuasi harga yang terjadi bukan hanya tantangan, tetapi juga membuka peluang bagi investor yang cerdas untuk mengambil posisi yang tepat.

 

Editor : Anggi Septiani
#emas antam #fluktuasi harga emas #harga emas dunia #logam mulia #harga emas hari ini