RADAR TULUNGAGUNG- Keindahan Air Terjun Parang Kikis kembali menyita perhatian para pecinta wisata alam. Destinasi tersembunyi yang berada di kawasan Pagerjo ini terekam dalam sebuah video YouTube yang memperlihatkan perjalanan seru dan penuh tantangan menuju lokasi air terjun yang masih sangat alami.
Perjalanan menuju Air Terjun Parang Kikis dimulai sejak pagi hari. Rombongan yang terdiri dari berbagai komunitas pecinta alam tampak bersemangat meski harus menempuh jalur yang cukup menguras tenaga.
Medan yang dilalui bukan jalur wisata biasa, melainkan jalan tanah yang licin, sempit, dan menurun tajam.
Dalam video tersebut, perjalanan menuju lokasi air terjun memakan waktu sekitar setengah jam dari titik awal. Jalur yang dilalui melewati area pertanian warga, mulai dari ladang kentang hingga sayuran lainnya.
Beberapa kali rombongan harus ekstra hati-hati karena kondisi tanah yang lunyuh akibat lembap dan licin.
Jalur Terjal dan Licin Menuju Air Terjun Parang Kikis
Akses menuju Air Terjun Parang Kikis Pagerjo memang belum tertata secara permanen. Tidak ada tangga beton atau pegangan besi seperti di tempat wisata komersial. Justru, inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para petualang.
Saat memasuki jalur turunan, peserta perjalanan saling mengingatkan agar berhati-hati. Beberapa bagian jalur bahkan cukup curam sehingga harus dilalui perlahan. Namun, rasa lelah seolah terbayar ketika suara gemericik air mulai terdengar dari kejauhan.
Sekitar pukul 09.35 WIB, rombongan akhirnya tiba di kawasan air terjun. Sambutan alam yang asri langsung terasa begitu memasuki area Air Terjun Parang Kikis. Pepohonan hijau, udara sejuk, serta aliran air jernih menjadi pemandangan utama yang menyegarkan mata.
Pesona Alami Air Terjun Parang Kikis
Keindahan Air Terjun Parang Kikis terletak pada suasananya yang masih sangat alami. Belum banyak sentuhan manusia, sehingga pengunjung benar-benar disuguhi panorama alam apa adanya.
Air terjun mengalir deras dari tebing bebatuan, menciptakan kolam alami di bagian bawahnya.
Tak sedikit pengunjung yang memanfaatkan momen ini untuk berendam dan mandi di bawah guyuran air terjun. Suasana keakraban pun tercipta, terlebih rombongan berasal dari berbagai komunitas dan latar belakang yang berbeda.
Beberapa pengunjung terlihat bermain air, bahkan ada yang mencoba meluncur di bebatuan licin layaknya perosotan alami. Meski terlihat seru, pengunjung tetap diimbau untuk waspada karena bebatuan cukup licin dan berpotensi membahayakan jika tidak berhati-hati.
Kebersamaan dan Edukasi Wisata Alam
Selain menikmati keindahan alam, perjalanan ke Air Terjun Parang Kikis juga menjadi ajang kebersamaan. Rombongan tampak saling membantu selama perjalanan, terutama saat melewati jalur-jalur sulit.
Tak hanya itu, pesan penting juga disampaikan kepada para pengunjung agar selalu menjaga kebersihan. Sampah wajib dibawa pulang demi menjaga kelestarian alam.
Kesadaran ini menjadi bagian penting dalam pengembangan wisata alam berkelanjutan di kawasan Pagerjo.
Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan mulai bersiap untuk kembali pulang. Meski waktu menikmati air terjun terbilang singkat, pengalaman yang didapat meninggalkan kesan mendalam. Beberapa pengunjung bahkan sudah berencana untuk kembali lagi di lain waktu.
Baca Juga: Liburan Akhir Tahun 2025 ala Anak Kampus, Rekomendasi Wisata Murah Meriah di Tulungagung
Potensi Wisata Alam Pagerjo
Keberadaan Air Terjun Parang Kikis menjadi bukti bahwa Pagerjo memiliki potensi wisata alam yang besar.
Jika dikelola dengan baik tanpa menghilangkan keasrian alamnya, destinasi ini bisa menjadi alternatif wisata petualangan yang menarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Dengan jalur yang menantang dan panorama yang memanjakan mata, Air Terjun Parang Kikis cocok bagi wisatawan yang menyukai eksplorasi alam dan pengalaman berbeda dari wisata mainstream.
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani