Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Warga Karangrejo Masih Menunggu Kejelasan Ganti Untung Proyek Tol TA-Kediri

Mukhamad Zainul Fikri • Selasa, 4 Juli 2023 | 21:00 WIB
DITANDAI: Petani saat beraktivitas di lahan miliknya di Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo  yang terkena imbas tol Kediri-Tulungagung.
DITANDAI: Petani saat beraktivitas di lahan miliknya di Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo yang terkena imbas tol Kediri-Tulungagung.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Pelaksanaan pembangunan jalan tol Kediri-Tulungagung hingga kini masih ditunggu warga terdampak. Mereka menginginkan segera ada kejelasan terkait ganti untung  dalam proyek nasional tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah desa yang terdampak termasuk di Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo, sudah ada sejumlah patok.

Letak patok berwarna kuning ini selain berada di sawah milik warga, juga di sawah bengkok desa hingga rumah warga.

Patok tetap berdiri tegak dan warga pun tidak berani memindah. “Ada yang dipindah karena mengganggu aktivitas pekerjaan warga dan sudah izin pihak terkait,” ungkap Sn, warga desa setempat.

Dia mengaku telah mengikuti sosialisasi  sekitar tiga kali. Dua kali di hotel dan satu kali di desa.

Untuk sosialisasi di desa, saat itu tidak bisa diwakilkan. Lantaran berkaitan dengan sertifikat tanah dari pemilik.

Setelah pertemuan tersebut, hingga kini belum ada pertemuan kembali. “Belum ada, jika ada undangan tentu dari warga siap hadir,” tandasnya. 

Dia menambahkan, warga tidak ada masalah dengan pelaksanaan pekerjaan proyek tol. Sebab, itu memberikan dampak positif dalam hal ekonomi. “Namun ada masalah, jika ada ganti untung, kami akan kesulitan untuk membeli tanah. Kalau membangun rumah tidak ada masalah,” terang perempuan itu. 

Sementara itu, Kepala Dusun Bodowalu, Desa Sukowiyono, Suyitno mengaku, ada sekitar 130 bidang tanah di desa setempat terdampak proyek tol. “Kalau di Dusun Bodowalu ini ada sekitar 30  kepala keluarga,” tandasnya.

Bagaimana dengan sosialisasi? Dia mengatakan, sosialisasi sudah pernah dilakukan. Intinya, warga sepakat dengan adanya pembangunan. “Kalau bisa bukan ganti rugi, melainkan ganti untung untuk warga terdampak proyek strategis ini,” pungkasnya. (nul/c1/din)                           

Baca Juga: Ini Jumlah Petani yang Bakal Terima Kartu Tani Tahun 2021

Editor : Nurul Hidayah
#kediri #jalan tol #tulungagung #Karangrejo