KABUPATEN BLITAR - Pemerintah Kecamatan Binangun melaksanakan Sosialisasi sekaligus launching Peningkatan Kinerja Pengelolaan Data Desa melalui aplikasi Sistem Informasi Terintegrasi Kecamatan ( SIGMA ) pada Kecamatan Binangun. Inovasi sebagai sarana menyinergikan data yang ada desa dengan kecamatan.
“Lewat aplikasi ini nanti kita harapkan seluruh data desa-desa di Kecamatan Binangun bisa terintregasi dengan kecamatan,” kata Camat Binangun, Benny Setyohadi, SH., MH.
Di lokasi yang sama, Sekcam Binangun Rahadian MN Akhsan, S.Pd. M.A.P menjelaskan acara tersebut dimulai sejak 26 Juni 2023. Yakni, sosialisasi SIGMA, launching SIGMA, penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kecamatan Binangun bersama Pemerintah Desa Se kecamatan Binangun untuk mendukung SIGMA, dan penyerahan SK Kelompok Kerja Pendataan Desa Kecamatan (KK Desta).
Kemarin (4/7), juga dilaksanakan bimbingan teknis peningkatan kinerja pengelolaan data desa Melalui Sigma ini. Kegiatan tersebut diikuti sekretaris desa dan kepala urusan perencana dari 12 desa di Kecamatan Binangun. Tujuannya tidak lain untuk penjelasan teknis mengenai pengeoperasian, pengelolaan, input, update dan pelaporan SIGMA. “Kita Kecamatan Binangun berikthiar membuat inovasi ini dalam rangka meningkatkan kinerja pengelolaan data yang ada di desa dan kecamatan di wilayah binangun,” jelasnya.
Data-data ini sudah kita diskusikan dengan dinas-dinas terkait. Data yang sudah ada itu akan intregasikan, dilengkapi dari lingkup data di desa. “Seperti data terkait kependudukan kita sandingkan dengan data sosial penerima bantuan PKH, BLTDD, termasuk data Sosial PMKS (Kondisi Fakir miskin, disabilitas, dan lain-lain) serta Data Kesehatan ( Stunting dan Bumilresti). Tidak hanya itu nanti bisa dilihat data terkait kelembagaan, personil,potensi desa,dan produk unggulan desa, semua data tentang desa terkoneksi dengan Kecamatan Binangun melalui SIGMA,” katanya.
“Ada juga data sarana prasarana desa dan infrastuktur seperti jalan yang ada di desa atau jalan usaha tani kondisinya bagaimana termasuk dalam kondisi rusak (ringan sedang, berat), atau kondisi baik bisa di lihat kondisinya lewat foto dan geo taggingnya (penandaan geografis tempat lewat digital) ,” imbuhnya.
Sistem topologi ini bagi menjadi dua, yakni sistem individual dan sistem agregat. Data individual login masing-masing desa. Sedangkan Data agregat untuk publik tampilan melalui web publish.
Ditambah lagi data pendukung meliputi data UMKM, IKM kesenian, adat istiadat,Pendidikan data capaian PBB desa. Untuk kepentingan tersebut kecamatan binangun disupport oleh Bapenda Kabupaten Blitar. “Perdesa nanti akan kelihatan bagaimana progres desa kita support untuk lebih meningkatkan lagi”, terangnya.
Tidak hanya itu, ke depan SIGMA akan selalu ada pebgembangan dengan penambahan entitas data dan fitur. Seluruh data yang ada di desa dan kecamatan akan ditambah seperti sektor pertanian, peternakan, kesehatan, umkm, potensi desa dan lain-lain untuk ditampilkan SIGMA. “Lewat aplikasi ini ada komitmen bersama antara kecamatan dengan desa untuk bersama-sama menggunakan Sigma. Tidak hanya inovasi biasa, ini menjadikan inovasi yang berkelanjutan dan bermanfaat, dapat menjadi penguat perencanaan,pengambilan kebijakan program kegiatan ditingkat Desa dan Kecamatan” tandasnya. (zam/hai)
Editor : Doni Setiawan