Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Masih Cair Bertahap, Cek Bansos Kini Berubah April-Juni, Ada 475 Ribu KPM Baru

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB
PKH dan BPNT tahap 2 2026 masih cair bertahap. Status Cek Bansos berubah April-Juni, ada 475 ribu KPM baru penerima bansos.(pinterest)
PKH dan BPNT tahap 2 2026 masih cair bertahap. Status Cek Bansos berubah April-Juni, ada 475 ribu KPM baru penerima bansos.(pinterest)

Radar Tulungagung – Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2026 masih terus berlangsung hingga akhir Mei. Update terbaru menunjukkan banyak data KPM di aplikasi Cek Bansos kini berubah dari periode Januari-Maret menjadi April-Juni 2026, menandakan proses pencairan susulan masih berjalan.

Selain itu, pemerintah juga mencatat ada sekitar 475.821 keluarga penerima manfaat (KPM) baru yang masuk dalam penyaluran triwulan kedua tahun 2026. Mereka menggantikan penerima lama yang dicoret dari daftar bansos karena berbagai alasan administrasi maupun perubahan status ekonomi.

Penyaluran bantuan sosial saat ini dilakukan bertahap melalui kartu KKS Bank BRI, BNI, Mandiri, BSI, hingga PT Pos Indonesia.

Status Cek Bansos Berubah April-Juni 2026, KPM Susulan Mulai Diproses

Banyak KPM yang sebelumnya masih melihat periode Januari-Maret 2026 di aplikasi Cek Bansos kini mulai mengalami perubahan menjadi April-Juni 2026.

Baca Juga: Motor Mogok Usai Isi Pertalite di Kediri dan Bangkalan, Warga Curiga BBM Bermasalah, Pertamina Buka Suara

Perubahan status tersebut menjadi sinyal bahwa data penerima bantuan tahap kedua sudah mulai diproses kembali oleh sistem Kemensos.

“Sebagian besar KPM yang sebelumnya gagal cek rekening atau terkendala administrasi sekarang statusnya sudah SPM dan tinggal menunggu SI atau standing instruction,” dijelaskan dalam update bansos terbaru akhir Mei 2026.

Status SPM menunjukkan bantuan sudah masuk tahap Surat Perintah Membayar, sedangkan SI menandakan proses penyaluran menuju top up rekening KKS.

KPM dengan status tersebut diperkirakan mulai menerima pencairan pada Juni 2026 mendatang sebagai bagian dari pencairan susulan tahap kedua.

Pencairan sendiri masih dilakukan bertahap melalui Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. Sementara penyaluran melalui PT Pos Indonesia diprioritaskan untuk KPM baru maupun penerima yang belum memiliki rekening KKS.

Ada 475 Ribu KPM Baru PKH dan BPNT Tahun 2026

Pemerintah juga mengungkap adanya penambahan penerima baru PKH dan BPNT pada triwulan kedua tahun 2026.

Jumlahnya mencapai 475.821 KPM baru di seluruh Indonesia. Penambahan tersebut dilakukan karena adanya pencoretan penerima lama dari daftar bansos nasional.

Baca Juga: Benarkah Mobil di Atas 1400 CC Dilarang Beli Pertalite Mulai 1 Juni 2026 ? Pertamina Akhirnya Buka Suara soal Daftar Mobil Viral di TikTok

Penerima lama yang dicoret umumnya mengalami status exclude, terindikasi judi online, memiliki anggota keluarga lolos PPPK, atau dinilai sudah meningkat tingkat kesejahteraannya.

“Jangan kaget kalau tiba-tiba ada notifikasi pembuatan rekening kolektif. Itu merupakan proses penyaluran bansos untuk KPM baru,” dijelaskan dalam laporan perkembangan bansos terbaru.

Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga masih menyalurkan bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng untuk masyarakat desil 1 hingga desil 4.

Program bantuan pangan tersebut menyasar sekitar 33,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Sebagian besar bantuan sudah tersalurkan, meski masih ada daerah yang menunggu jadwal distribusi.

KPM yang belum menerima bantuan diminta mengecek status kelayakan ke desa atau kelurahan setempat untuk memastikan data masih aktif di DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Bantuan PIP 2026 Sudah Cair ke 4,2 Juta Siswa

Selain bansos reguler, pemerintah juga mempercepat penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026.

Hingga Mei 2026, tercatat sudah ada 4,2 juta siswa yang menerima bantuan PIP dari total kuota nasional sebanyak 18,6 juta siswa.

Rinciannya, siswa SD menjadi penerima terbanyak dengan angka mencapai 2,71 juta siswa. Untuk jenjang SMP tercatat sekitar 1,2 juta siswa sudah menerima bantuan.

Sementara itu, siswa SMA yang sudah menerima PIP mencapai 433 ribu orang dan SMK sebanyak 471 ribu siswa.

Penyaluran terbesar berasal dari wilayah Jawa Barat dengan 673 ribu siswa penerima PIP. Jawa Tengah menyusul dengan 575 ribu siswa dan Jawa Timur mencapai 492 ribu siswa.

“Masih ada kesempatan pengusulan tahap kedua sampai 31 Agustus 2026 dan pencairannya nanti masuk termin ketiga,” dijelaskan dalam update bantuan pendidikan terbaru.

Pemerintah mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan bansos dan bantuan pendidikan melalui sekolah, desa, maupun aplikasi resmi agar tidak tertinggal informasi pencairan tahap berikutnya.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#bansos tahap 2 #cek bansos April Juni 2026 #KPM baru PKH BPNT #bantuan PIP 2026 #pkh bpnt 2026