Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bakal Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Choirurrozaq • Senin, 23 November 2020 | 17:45 WIB
bakal-dikembangkan-jadi-objek-wisata
bakal-dikembangkan-jadi-objek-wisata

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Pembangunan embung di Lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul ditargetkan selesai tahun ini. Proyek fisik yang digarap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) itu menelan anggaran sekitar Rp 5 miliar.


Asisten Administrasi Umum dan Pembangunan, Setda Kota Blitar Djatmiko Budi Santosa mengatakan, pembangunan embung itu merupakan proyek lanjutan. Pembangunan awal embung itu telah mulai dilakukan pada 2016 lalu. "Itu merupakan usulan pemerintah kota Blitar. Pembangunan dilaksanakan langsung oleh BBWS," jelasnya kepada Koran ini, kemarin.


Proyek pembangunan embung itu, jelas dia, baru dilanjutkan kembali pada 2020 ini, setelah mendapat dana dari pemerintah pusat. Embung tersebut berkapasitas sekitar 40 ribu meter kubik. "Sesuai rencana, pembangunan itu dituntaskan tahun ini," jelasnya.


Djatmiko menegaskan, pembangunan embung itu dilakukan di atas lahan milik Pemkot Blitar. Fungsinya untuk menampung dan menyimpan air sebelum didistribusikan kepada petani. "Sebenarnya, fungsi utamanya untuk ketersediaan air irigasi lahan persawahan," terangnya.


Embung tersebut nantinya dikelola langsung oleh BBWS. Nantinya, Pemkot Blitar hanya menerima manfaat dari keberadaan embung tersebut. Sesuai rencana, pemkot bakal mengembangkan embung tersebut sebagai destinasi wisata.


Di embung tersebut, ungkap dia, juga dibangun sejumlah fasilitas pendukung wisata. Diantaranya yakni tempat bermain, trek jogging hingga tempat duduk seperti di taman. "Untuk pengembangan wisata dan lainnya, kami akan koordinasi dengan OPD terkait. Nanti konsep dan kajian diserahkan OPD terkait, misalnya dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparbud)," ujar pria ramah ini. (*)

Editor : Choirurrozaq