Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bakal Bangun Bendungan Di Sendang

Choirurrozaq • Kamis, 22 Juli 2021 | 22:10 WIB


SENDANG, Radar Tulungagung- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Tulungagung berencana membangun bendungan baru. Bendungan itu digadang-gadang dapat mengaliri area persawahan di tiga kecamatan. Yakni, Sendang, Karangrejo dan sebagian wilayah Kauman.


"Bahkan kami sudah mendapat lampu hijau dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dengan mempersilahkan untuk mengusulkan bendungan baru. Karena memang kurang," ujar Kepala DPKP Kabupaten Tulungagung, Anang Pratistianto.


Bendungan tersebut, lanjut Anang, rencananya akan dibangun di Kecamatan Sendang. Apabila disetujui, pembangunan tersebut masuk wilayah Desa Tugu. Sebab, debit sumber air sekitar yakni sumber pandan tergolong besar. Karena itulah sesuai analisanya perlu dibangun suplesi disampingnya. Dengan begitu, kapasitas bendungan dan suplesi mampu menampung hingga 10 ribu kubik air.


"Bendungan ini, juga menindaklanjuti irigasi di sekitar yang belum ada penataan. Dimana ketika sumber air besar, air tersebut dibuang begitu saja. Dan ketika kecil, para petani kekurangan," tuturnya.


Mantan Camat Kedungwaru ini mengatakan, pembangunan bendungan multiguna ini sepenuhnya akan dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui kementerian PUPR.


"Semoga dapat direalisasikan. Karena selain untuk mengoptimalisasikan irigasi pertanian di sana, juga suplai air baku serta dapat difungsikan sebagai pembangkit listrik. Target kami, 2023 dapat dimulai pembangunannya," harapnya.


Pengatur Perum Jasa Tirta 1, Abdul Basith mengatakan, cakupan Bendungan Wonorejo untuk suplai irigasi pertanian terbatas. Dari Dam Segawe, pihaknya hanya mampu mengaliri sekitar 1.833 hektar. Yakni mulai sebagian Kauman, Gondang, Boyolangu. Sementara melalui Dam Tiudan mengaliri seluas 580 hektar mencakup Kecamatan Karangrejo, dan Kedungwaru.


"Ya, kami mendengar rencana pembangunan bendungan itu. Karena memang sumber air di sana besar, dan patut dikelola," tandasnya. (*)

Editor : Choirurrozaq