Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Analisa XAUUSD 11 Februari 2026: Jelang NFP, Emas Tertekan USD dan Isu Iran, Siap Drop ke 4.900 atau Terbang di Atas 5.100?

Cholifatun Nisak • Rabu, 11 Februari 2026 | 17:50 WIB

 

Analisa XAUUSD 11 Februari 2026 jelang NFP. Emas tertekan USD, siap drop ke 4.900 atau tembus 5.100?
Analisa XAUUSD 11 Februari 2026 jelang NFP. Emas tertekan USD, siap drop ke 4.900 atau tembus 5.100?

RADAR TULUNGAGUNG- Analisa XAUUSD 11 Februari 2026 menjadi sorotan pelaku pasar menjelang rilis data Non-Farm Payroll (NFP) Amerika Serikat nanti malam. Pergerakan harga emas (gold) terpantau masih sideways setelah reli dan koreksi tajam dalam beberapa hari terakhir.

Dalam analisa harian XAUUSD hari ini, Rabu (11/2/2026), pergerakan emas dinilai masih berada dalam fase penentuan arah. Secara teknikal, harga bergerak di area krusial 5.000 dan belum menunjukkan konfirmasi kuat untuk melanjutkan tren naik maupun turun.

Analis menyebut, setelah menembus rising channel sebelumnya, kini XAUUSD sedang melakukan retest dan bergerak mendatar. Kondisi ini umum terjadi menjelang rilis data besar seperti NFP, di mana pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kepastian fundamental.

NFP Jadi Penentu Arah XAUUSD

Data NFP Januari 2026 diperkirakan akan menunjukkan peningkatan sekitar 70 ribu hingga 100 ribu lapangan kerja baru. Tingkat pengangguran diproyeksikan tetap di 4,4 persen, sementara rata-rata pendapatan per jam diperkirakan stabil di 0,3 persen secara bulanan.

Jika data tenaga kerja AS keluar lebih baik dari ekspektasi, maka dolar AS (USD) berpotensi menguat. Kondisi tersebut biasanya menekan harga emas karena hubungan keduanya cenderung berlawanan arah.

Sebaliknya, jika data NFP mengecewakan, XAUUSD bisa kembali mendapat dorongan naik. Oleh sebab itu, analisa XAUUSD 11 Februari 2026 kali ini menempatkan NFP sebagai katalis utama pergerakan harga emas pekan ini, selain data CPI yang akan rilis Jumat mendatang.

Tekanan Ganda: Tenaga Kerja dan Geopolitik

Selain faktor data tenaga kerja, sentimen geopolitik juga ikut memengaruhi pergerakan emas. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah pernyataan Presiden AS terkait pengiriman kapal induk kedua ke Timur Tengah.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk tekanan terhadap Iran dalam negosiasi isu nuklir dan uranium. Ketegangan ini secara teori mendukung kenaikan emas sebagai aset safe haven.

Namun di sisi lain, pernyataan pejabat AS yang optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV dan kuartal I, masing-masing di atas 5 persen dan 6 persen, justru menopang penguatan dolar. Kombinasi inilah yang membuat XAUUSD bergerak tidak jelas dalam 24 jam terakhir.

Level Kunci: 4.982 dan 5.110

Secara teknikal, analis menyoroti level 4.982 sebagai batas penting pada timeframe H4. Jika harga mampu ditutup di bawah level tersebut, maka struktur bullish internal bisa berubah menjadi bearish dan membuka peluang penurunan menuju 4.900 bahkan 4.800.

Sebaliknya, untuk melanjutkan kenaikan signifikan, XAUUSD perlu menembus dan ditutup di atas 5.110 pada timeframe H4. Jika skenario ini terjadi, target kenaikan berikutnya berpotensi menuju 5.180 hingga 5.200.

Pada timeframe H1, struktur jangka pendek masih cenderung bearish selama harga tidak menembus 5.086. Selama belum ada higher high baru di atas level tersebut, tekanan turun masih membayangi.

Menariknya, terdapat akumulasi titik low dari berbagai sesi perdagangan—Asia, London, Australia, dan New York—yang berada dalam satu area. Jika data NFP keluar sangat positif, area ini berpotensi menjadi “likuiditas” yang disapu dalam satu pergerakan tajam ke bawah.

Waspada Skenario Satu Arah

Analis mengingatkan pentingnya keselarasan antara teknikal dan fundamental. Jika NFP, tingkat pengangguran, serta data pendapatan keluar serempak positif, maka XAUUSD berpotensi mengalami penurunan tajam dalam satu arah.

Sebaliknya, jika hasil data campuran, pasar bisa kembali sideways dan sulit diprediksi hingga rilis CPI. Dalam kondisi seperti itu, trader berisiko mengalami whipsaw atau pergerakan bolak-balik yang menguras psikologi.

Untuk saat ini, bias jangka pendek masih condong bearish. Namun arah akhir tetap akan ditentukan oleh hasil NFP malam ini. Trader disarankan menunggu konfirmasi pada timeframe kecil menjelang rilis berita agar tidak terjebak volatilitas ekstrem.

Dengan kombinasi sentimen tenaga kerja AS, geopolitik Timur Tengah, serta struktur teknikal di area psikologis 5.000, analisa XAUUSD 11 Februari 2026 menunjukkan bahwa emas berada di momen krusial yang bisa menentukan tren selanjutnya.

Editor : Cholifatun Nisak
#Trading gold #XAUUSD 11 Februari 2026 #NFP Januari 2026 #Analisa XAUUSD #harga emas hari ini