RADAR TULUNGAGUNG- Rekomendasi saham 2–7 Maret 2026 menjadi sorotan pelaku pasar setelah kinerja bursa sepanjang Februari ditutup negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah hingga 4,8 persen sepanjang Februari dan masih terkoreksi dalam sepekan terakhir.
Dalam ulasan mingguan YBB Stockpik, kondisi IHSG memang belum sepenuhnya pulih. Namun, ada harapan teknikal yang mulai terlihat di awal Maret. Rekomendasi saham 2–7 Maret 2026 pun disiapkan dengan mempertimbangkan peluang rebound di tengah tekanan pasar.
Secara mingguan, IHSG turun sekitar 0,44 persen. Portofolio rekomendasi pekan lalu pun cenderung merah. Beberapa saham tidak mencapai target dan terkena cut loss, meski ada juga yang masih mencetak profit tipis.
Baca Juga: Perang Iran Israel Memanas, Selat Hormus Ditutup? Saham Emas dan Minyak Berpotensi Meledak Senin Ini
Review Rekomendasi Pekan Lalu
Pada pekan sebelumnya, saham DEWA ditutup di bawah area cut loss setelah menyentuh level 560. BPTN justru tampil solid dan langsung naik sejak awal pekan, sempat menyentuh 1.415 sebelum akhirnya mengamankan profit.
Sementara itu, INET harus rela terkena cut loss setelah ditutup di bawah level pengamanan. ARCH dan ADMR masih mampu bertahan dengan kenaikan terbatas dan memberikan peluang exit dengan keuntungan meski tidak signifikan.
Kondisi tersebut mencerminkan volatilitas pasar yang masih tinggi. Tekanan jual masih terjadi, tetapi juga mulai muncul aksi beli di area bawah.
Baca Juga: Puasa sebagai Jalan Menuju Takwa: Dari Kesalehan Individual ke Tanggung Jawab Sosial
IHSG Berpeluang Mantul?
Secara teknikal, IHSG menunjukkan pola menarik dalam dua hari terakhir perdagangan pekan lalu. Muncul ekor bawah pada candlestick harian, menandakan adanya aksi beli saat indeks terkoreksi.
Level MA20 menjadi area penopang penting. Selama IHSG tidak menembus ke bawah secara signifikan, peluang rebound masih terbuka. Jika mampu menembus MA5 dan bergerak naik, potensi bullish di bulan Maret bisa kembali terbentuk.
Dari puncak ke titik terendah sebelumnya, koreksi IHSG sempat mencapai sekitar 18 persen. Saat ini, pelemahan masih berada di kisaran minus 10 persen, tergolong cukup dalam. Karena itu, selektivitas menjadi kunci dalam menentukan saham pilihan.
Rekomendasi Saham 2–7 Maret 2026
Berikut lima saham yang masuk dalam daftar rekomendasi saham 2–7 Maret 2026:
1. SUPA
Saham SUPA mulai menunjukkan potensi penguatan. Indikator stochastic terlihat berpotongan ke atas, memberi sinyal awal pembalikan arah.
Area entry: 1.020–1.050
Cut loss: 990
Target R1: 1.095
Target R2: 1.125
Baca Juga: Prediksi IHSG 2–6 Maret 2026 Rebound ke 8.392? Ini 3 Saham Potensi Naik: ERAA, TAPG, ASA
2. WIFI
WIFI mencatat pantulan signifikan di akhir pekan. Setelah sempat melemah, penutupan berlangsung kuat dengan candle hijau.
Area entry: 2.480–2.570
Cut loss: 2.450
Target R1: 2.640
Target R2: 2.870
3. ELSA
ELSA menjadi salah satu saham paling konsisten saat IHSG terkoreksi. Tren naiknya relatif stabil dan kuat dibandingkan emiten lain.
Area entry: 825–850
Cut loss: 800
Target R1: 880
Target R2: 910
4. ARCH
ARCH kembali masuk radar seiring penguatan harga emas global. Sentimen komoditas menjadi katalis utama.
Area entry: 1.825–1.880
Cut loss: 1.800
Target R1: 1.955
Target R2: 2.030
5. AADI
AADI dinilai memiliki peluang melanjutkan kenaikan apabila tekanan pasar mereda.
Area entry: 9.000–9.275
Cut loss: 8.900
Target R1: 9.550
Target R2: 9.800
Strategi Hadapi Market Maret
Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, disiplin menjadi faktor utama. Investor diimbau tidak terlalu memaksakan diri menahan saham yang sudah jelas breakdown dari level teknikalnya.
Kerugian besar sering kali terjadi bukan karena tidak tahu harga akan turun, melainkan karena enggan melakukan cut loss. Strategi rotasi ke saham yang sedang bullish dinilai lebih efektif dibanding mempertahankan saham yang terus tertekan.
Saham seperti ELSA disebut sebagai contoh emiten yang tetap kuat meski IHSG dalam fase koreksi. Momentum dan kekuatan tren menjadi pertimbangan utama dalam memilih saham di fase seperti ini.
Dengan memasuki bulan Maret, pelaku pasar berharap tekanan yang terjadi sepanjang Februari mulai mereda. Jika IHSG mampu bertahan di atas support pentingnya, peluang technical rebound cukup terbuka.
Namun demikian, manajemen risiko tetap menjadi prioritas utama dalam menjalankan rekomendasi saham 2–7 Maret 2026 agar portofolio tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasar.
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani