Pada skema KUR BRI 2026, pemerintah dan perbankan menghadirkan beberapa kategori pinjaman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha masyarakat. Mulai dari KUR Super Mikro, KUR Mikro, hingga KUR Kecil dengan batas plafon yang berbeda-beda. Selain itu, kebijakan terbaru juga memberikan kemudahan berupa penghapusan agunan tambahan untuk nominal pinjaman tertentu.
Program KUR BRI 2026 menawarkan bunga pinjaman yang tergolong rendah dibandingkan kredit komersial lainnya. Untuk kategori KUR Super Mikro, plafon pinjaman maksimal mencapai Rp10 juta dengan suku bunga hanya 3 persen efektif per tahun. Skema ini sangat cocok bagi pelaku usaha pemula yang membutuhkan tambahan modal ringan dengan cicilan terjangkau.
Sementara itu, untuk kategori KUR Mikro, masyarakat dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga berkisar antara 6 hingga 9 persen efektif per tahun. Adapun KUR Kecil menyediakan plafon pinjaman lebih besar, yakni mulai Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan kisaran bunga yang sama, yaitu 6 sampai 9 persen efektif per tahun.
Ketentuan Agunan dan Plafon Pinjaman
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan calon debitur adalah soal agunan atau jaminan. Dalam kebijakan terbaru KUR tahun ini, pinjaman di bawah Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan. Kebijakan tersebut tentu menjadi angin segar bagi pelaku UMKM kecil yang selama ini terkendala aset jaminan.
Namun, untuk pinjaman di atas Rp100 juta, pihak bank tetap mensyaratkan agunan tambahan sesuai hasil analisis kelayakan dan penilaian internal perbankan. Ketentuan ini diterapkan guna menjaga kualitas kredit sekaligus memastikan keamanan pembiayaan.
Dari sisi frekuensi pengajuan, terdapat perbedaan aturan antara sektor usaha tertentu. Untuk sektor 4P yang mencakup pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, debitur dapat mengajukan pinjaman hingga empat kali dengan total akumulasi plafon mencapai Rp400 juta.
Sementara itu, pelaku usaha di luar sektor 4P hanya diperbolehkan mengajukan pinjaman maksimal dua kali dengan total plafon hingga Rp200 juta. Adapun untuk kategori KUR Kecil, total akumulasi plafon pinjaman yang dapat diajukan mencapai Rp500 juta.
Alasan KUR BRI Masih Jadi Andalan UMKM
Ada beberapa alasan mengapa program KUR dari bank pelat merah ini tetap menjadi favorit masyarakat. Pertama, proses pengajuan pinjaman tergolong cepat dan tidak berbelit. Kedua, suku bunga yang ditawarkan relatif rendah dan kompetitif dibandingkan produk pinjaman lainnya.
Ketiga, limit pinjaman yang tersedia cukup tinggi sehingga mampu memenuhi kebutuhan ekspansi usaha skala kecil maupun menengah. Keempat, persyaratan administrasi yang mudah membuat pelaku UMKM dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pembiayaan.
Selain itu, sistem pengajuan pinjaman yang fleksibel memungkinkan debitur menyesuaikan besaran kredit dengan kebutuhan modal usaha yang dijalankan.
Syarat Pengajuan KUR BRI 2026
Bagi masyarakat yang berminat, terdapat sejumlah persyaratan utama yang harus dipenuhi. Calon debitur wajib berstatus Warga Negara Indonesia dan telah berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
Usaha yang dijalankan juga harus produktif dan telah berjalan minimal enam bulan. Selain itu, calon peminjam tidak sedang menerima kredit dari perbankan lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau kredit kendaraan bermotor.
Calon debitur juga wajib memiliki riwayat kredit yang baik dan tidak masuk daftar kredit bermasalah dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-30 2025-2026: Arsenal & Manchester City Siap Tampil
Dokumen yang Harus Disiapkan
Untuk kelengkapan administrasi, terdapat sejumlah dokumen penting yang wajib dibawa saat pengajuan. Dokumen utama meliputi KTP elektronik dan Kartu Keluarga.
Calon debitur juga harus menyiapkan surat keterangan usaha dari kantor desa atau kelurahan setempat sebagai bukti legalitas usaha. Bagi pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta, pemohon diwajibkan melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Selain itu, pemohon perlu memiliki rekening aktif serta menyiapkan dokumentasi foto tempat usaha sebagai bahan verifikasi pihak bank.
Dengan berbagai kemudahan tersebut, program Kredit Usaha Rakyat dari Bank BRI diharapkan terus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam memperkuat sektor UMKM agar lebih produktif dan berdaya saing.
Editor : Fadhilah Salsa Bella